BETANEWS.ID, KUDUS – Meja-Kursi di Warung Sop Iga yang berada di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu tampak sudah penuh oleh pembeli. Mereka ada yang sudah bisa menikmati hidangan di depannya, ada pula yang masih menunggu dua orang pria dan wanita menyiapkan pesanannya.
Pemandangan ramainya warung milik Jumadi itu memang bisa ditemui setiap hari. Dengan harga yang sangat murah yakni mulai Rp14 ribu dan rasa yang tak murahan, menjadikan warung itu selalu ramai pembeli. Ia mengaku tidak masalah jika keuntungan yang diperoleh tidak banyak asalkan usahanya tetap berjalan.

“Memang diperuntukkan untuk semua kalangan, dari yang menengah ke bawah hingga menengah ke atas,” jelasnya saat ditemui, Kamis (12/10/2023).
Baca juga: Warung Sop Balungan Panjang Ini Bisa Jual hingga 100 Porsi Sehari, Rahasianya Ada di Bumbu
Menurutnya, yang membedakan dengan sup iga di tempat lain adalah harganya yang murah. Sehingga, banyak pelanggan yang bolak-balik ke warung miliknya. Bahkan dalam sehari biasanya menghabiskan tujuh kilogram daging sapi.
Jumadi menuturkan, menu yang menjadi primadona adalah sop iga Jakarta dan sop iga spesial. Selain makanan, di warung miliknya juga ada es teler yang juga menjadi minuman yang sering dipesan.
“Warung Es Teler dan Sop Iga buka setiap hari kecuali di hari Jumat. Buka mulai pukul 09.30-15.30 sore,” kata ayah dua anak tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin

