BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, Warung Es Campur Sangko Kang Jan di dekat Museum Kretek, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus terlihat ramai pembeli. Di tengah cuaca yang begitu terik, usaha milik Kasmijan itu memang jadi salah satu jujugan pencari kesegaran.
Usaha yang sudah berdiri 14 tahun lalu itu memang sudah begitu masyhur di kalangan warga Kudus. Tak heran jika para pembeli sampai antre untuk menikmati es campur yang harganya cuma Rp5 ribu itu.

Kasmijan menjelaskan, dalam satu porsi es campur berisi kolang-kaling, agar-agar, tapai singkong, nangka, degan, dan sirop. Es tersebut bisa dinikmati di tempat ataupun dibungkus untuk dibawa pulang.
Baca juga: Segar Manisnya Es Doger Priangan di Cendono Kudus Ini Jadi Penolang Saat Cuaca Panas
“Kalau pendapatan tidak tentu dalam sehari, yakni sekitar Rp350-400 ribu kalau hari biasa, sedangkan saat hari libur bisa Rp600-700 ribu/hari,” tuturnya saat ditemui, Selasa (02/10/2023).
Sedangkan saat Ramadan, biasanya warung es miliknya ramai pembeli. Meski buka mulai sore hari, tapi pendapatannya bisa mencapai Rp1 juta sehari.
Menurutnya, hingga saat ini kualitas rasa es campur miliknya tidak pernah berubah dari awal berdiri. Ia tidak masalah jika keuntungan yang didapat sedikit asal usahanya tetap berjalan. Makanya, usaha tersebut selalu laris manis dan kini sudah punya dua cabang yakni di dekat United futsal stadium dan Museum Kretek.
“Kini ada tiga karyawan yang mulai bekerja pukul 8.00-16.00 sore,” jelas laki-laki berusia 50 tahun itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

