BETANEWS.ID, PATI – Satu per satu kandidat Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) maju di hadapan ratusan siswa. Mereka kemudian memaparkan visi dan visi mereka agar dipilih menjadi Ketua OSIS.
Masing-masing kandidat memiliki visi dan visi yang berbeda. Secara singkat, mereka mengemukakan gagasannya ketika terpilih menjadi Ketua OSIS. Tepuk tangan dari ratusan siswa pun terdengar bergemuruh begitu kandidat usai menyampaikan visi dan misinya.
Baca Juga: Dapat Sosialisasi dari KPU Pati, Anjani Jadi Tahu Cara Pilih Capres
Hari ini, Rabu (27/9/2023), SMP-SMA Terpadu Bina Bangsa menggelar pemilihan Ketua OSIS untuk periode 2023/2024.Dalam kegiatan ini, proses pemilihan dikemas seperti layaknya pemilu.
Pihak panitia dalam hal ini juga menyediakan bilik suara. Siswa, kemudian menggunakan hak suaranya di bilik tersebut sesuai pilihannya, yang dijamin kerahasiaannya. Bedanya, kalau pemilu masih menggunakan sistem manual yaitu dengan cara mencoblos kertas suara, namun dalam pemilihan Ketua OSIS ini, siswa memilih secara elektronik.
Setelah menyalurkan hak suaranya, mereka juga langsung mencupkan jarinya ke tinta. Hal ini, sebagai tanda bahwa mereka sudah menggunakan hak pilihnya di TPS.
Rafi Rizqullah Arifin, CEO Safin Pati Sport School menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pemilihan Ketua OSIS. Karena hal itu juga sebagai ajang untuk pengembangan mental siswa dalam pengembangan diri.
Apalagi katanya, sebelum pemilihan Ketua OSIS, siswa juga mendapatkan sosialisasi dari KPU Pati terkait dengan pelaksanaan pemilihan umum. Hal ini bisa menjadi pengalaman menarik bagi siswa dan bisa dipraktikkan secara langsung melalui pemilihan Ketua OSIS.
Baca Juga: Tuntut HGB PT LPI Dicabut, Petani dari Tayu Pati Gelar Istighosah di Depan BPN Jateng
“Bagi saya ini sangat menarik sekali ya, apalagi anak-anak bisa mendapatkan pengalaman baru, khususnya anak-anak SMP. Jadi mereka sekarang sudah punya gambaran bagaimana pelaksanaan pemilu itu seperti apa, ” ujar Rafi, Rabu (27/9/2023).
Menurutnya, pendidikan politik seperti ini sangat penting dikenalkan sejak dini, sehingga ketika mereka sudah cukup umur untuk menjadi peserta pemilu, maka sudah ada bayangan nantinya seperti apa.
Editor: Haikal Rosyada

