Minta Bendung Karet Kalijajar Segera Diperbaiki, Ketua DPRD Demak: ‘Kasihan Masyarakat’

BETANEWS.ID, DEMAK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) Demak segera mengatasi kerusakan Bendung Karet Kalijajar. Ia mengatakan, saat ini masyarakat telah terkena dampak dari sumber utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tercemar rob itu.

“Ini BBWS segera memberikan solusi terkait hal ini. Kami meminta kepada PDAM untuk melakukan koordinasi terus dalam mengatasi ini. Kasihan lama-lama masyarakat,” katanya setelah menghadiri pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) di Pendopo Bupati Demak, Rabu (6/9/2023).

Menurutnya, aliran sungai di Wonokerto bisa dialihkan ke Bendung Karet Kalijajar, sehingga dapat menekan rob untuk keluar.

-Advertisement-

Baca juga: Warga Demak Keluhkan Air PDAM Asin dan Berwarna Keruh

“Kali di Wonokerto itu kan airnya melimpah seharusnya bisa dibawa ke Kalijajar, agar bisa mengatasi masalah di sana,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta Pemkab Demak untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Mengingat, anggaran tidak akan cukup jika bergantung pada keuangan daerah.

“Bendung itu ya tidak mampu, membuatnya itu kan sekitar Rp200-300 miliar. Nanti anggaran kita tersedot semuanya. Artinya dari pusat diupayakan bisa turun,” terangnya.

Baca juga: Bendung Karet Kalijajar Demak Jebol, Sumber Air Jadi Keruh dan Asin

Slamet juga menyinggung pendangkalan yang terjadi di Sungai Kalijajar. Menurutnya, Pemkab Demak dapat melakukan pengerukan untuk memperdalam area penampungan air.

“Membuat tampungan sungai Kalijajar ini bisa dilakukan pengerukan di sana. Ini yang bisa kita lakukan, ketika musim hujan bisa berjalan optimal,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER