Selalu Ramai, Tukang Patri dan Sepuh Emas Pasar Kalirejo Kudus Sampai Gunakan Kertas Antrean

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa ibu-ibu tampak mengerubuti tempat reparasi (patri) dan sepuh emas di Pasar Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Kebanyakan dari mereka terlihat membawa emas yang sudah rusak atau patah untuk diperbaiki di sana.

Di sisi lain seorang pria yang memakai baju putih dengan menggendong tas kecil terlihat sibuk melayani dan memperbaiki satu demi satu emas dari banyaknya pelanggan yang datang. Pria itu tak lain Mujiono (42), tukang patri dan sepuh emas di pasar Kalirejo.

Baca Juga: Pemkab Kudus Akan Gandeng Pihak Swasta Untuk Distribusikan Air Bersih ke Warga

-Advertisement-

Muji menuturkan, lapak patri dan sepuh emas miliknya tak pernah sepi pelanggan. Bahkan, ia sampai menggunakan kertas antrean saking ramainya pelanggan, agar barang tidak tertukar satu sama lain.

“Di sini satu-satunya tempat patri dan sepuh emas yang menggunakan kertas antrean di Kudus. Karena banyak pelanggan yang datang. Takutnya kalau tidak diberi kertas antrean malah repot dan bisa saja tertukar,” katanya kepada Betanews.id, Jumat (1/9/2023).

Ia menjelaskan, pekerjaan yang sudah ia tekuni selama kurang lebih 10 tahun itu memiliki kelebihan, yakni penggarapan rapi, halus, cepat, dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Untuk biaya jasa pengerjaan emas dipatok dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp30 ribu, tergantung kerumitan emas.

“Kebanyakan yang datang emasnya patah dan ingin disambung lagi, supaya bisa digunakan. Untuk pengerjaan satu barang biasanya membutuhkan waktu minimal 10 menit, kadang lebih tergantung kerusakaan emas,” ungkapnya.

Muji beralamat di Desa Sidomulyo RT 2 RW 1, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak itu, setidaknya dalam setengah hari atau waktu buka pasar ia mampu memperbaiki puluhan hingga lebih emas dari pelanggan.

Selain perbaikan dan sepuh emas, Muji juga menerima pesanan pembuatan produk emas sesuai permintaan pelanggan. Segala macam model bisa ia buat. Di antaranya, liontin, cincin, kalung, gelang, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Harga Beras Naik Terus, Ibu Rumah Tangga di Kudus Menjerit

“Segala macam kerusakan pada emas bisa semua. Karena sebelumnya saya juga pernah membuat produk emas sendiri sesuai pesanan konsumen,” tutur bapak yang kini dikaruniai dua anak tersebut.

Ia menambahkan, selain membuka lapak patri dan sepuh emas di Pasar Kalirejo, ia juga membuka lapak di pasar desanya. Hingga saat ini lapak Pasar Kalirejo yang ditempat selama enam tahun terakhir ini selalu menjadi jujugan dan ramai pelanggan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER