BETANEWS.ID, KUDUS – Lahan eks gedung Ngasirah Kabupaten Kudus sudah cukup lama mangkrak. Lahan kurang lebih seluas 9 ribu meter persegi tersebut tak juga diminati investor. Saat ini lahan yang berada di sebelah timur Stadion Sepak Bola Putri Milik Djarum tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah.
Pantauan lokasi, lahan eks Gedung Ngasirah rimbun dipenuhi pepohonan dan rumput liar. Di bagian selatan tampak menumpuk sampah rumah tangga.
Baca Juga: Hanya Bergaji Rp 250 Ribu Sebulan, Ini Alasan Para Penjaga SD Negeri di Kudus Bertahan
Menanggapi hal tersebut anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, yakni Sayid Yunanta sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, sampah yang menumpuk di lahan eks Gedung Ngasirah bisa menimbulkan perspektif negatif.
“Jadi sangat disayangkan jika lahan eks Ngasirah malah jadi tempat pembuangan sampah. Hal itu malah akan timbul dampak negatif di sana,” ujar pria yang akrab disapa Sayid kepada Betanews.id saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jum’at (11/8/2023).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kudus itu pun mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus harus lebih getol mempromosikan lahan tersebut kepada para investor.
“Memang beberapa kali saya mendengar lahan itu ditawarkan kepada investor. Tapi belum ada yang deal, meski ada beberapa yang tertarik,” bebernya.
Selain lahan eks Gedung Ngasirah, lahan eks Matahari Plaza Kudus juga belum ada investor yang deal untuk berinvestasi di lahan tersebut. Padahal, kata Sayid, secara regulasi di Kudus ini tak ada yang menghambat terkait investasi.
“Secara regulasi, investasi di Kudus tak ada yang dipersulit. Kami melihatnya, belum adanya investor yang berminat terhadap lahan eks Ngasirah dan eks Matahari Plaza Kudus itu karena alasan bisnis. Bukan karena regulasinya,” ungkap Sayid.
Baca Juga: Istri Bupati Kudus Galau dan Sering Nangis Karena Kehilangan Kucing, Lebay Nggak Sih?
Ia pun berharap agar ada investor yang sudi nerinvestasi di dua lahan milik Pemkab Kudus tersebut. Menurutnya, beberapa kali ada investor yang berminat itu akan memanfaatkan lahan tersebut sebagai hotel dan pusat perbelanjaan.
“Apapun itu kami di DPRD berharap agar dua lahan tersebut segera dapat investor. Sebab, dampaknya bagus bagi Kudus. Selain sewa lahan, akan ada penambahan obyek pajak yang tentu bisa menambah Pendapatan Asli Daerah. Serta yang tak kalah pentingnya adalah penyerapan tenaga kerja,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

