BETANEWS.ID, PATI – Aksi emak-emak warga Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Pati, yang memprotes aktvitas truk tambang mendapatkan respon dari pemilik tambang yang beroperasi di sekitar jalan Sukolilo-Prawoto.
Perwakilan dari desa terdampak dan pemilik tambang akhirnya difasilitasi untuk bertemu di Aula Kantor Kecamatan Sukolilo, Rabu (9/8/2023). Tampak beberapa perangkat Desa Gadudero, Desa Balaiadi, dan Desa Wegil (Kecamatan Sukolilo) hadir dalam pertemuan menyampaikan ulang tuntutan dari warganya, mulai dari debu, masalah muatan yang diturunkan sembarangan, penyiraman jalan, jam operasional truk, hingga kebut-kebutan truk tambang yang dianggap meresahkan.
Camat Sukolilo, Andrik Sulaksono, mengatakan, pertemuan sebagai tindak lanjut dari aksi emak-emak yang viral pada Senin (7/8/2023). Dari pertemuan itu, empat poin tuntutan dan telah disepakati.
Baca juga: Viral Emak-Emak Adang Truk Tambang di Sukolilo Pati, Alasannya Bikin Geram
“Poin pertama terkait penyiraman jalan tadi disepakati akan dilakukan dua kali. Tetapi bisa lebih fleksibel ketika melihat kondisi yang ada,” ujar Camat Sukolilo.
Sementara mengenai penurunan muatan truk secara sembarang saat ada kerusakan disepakati harus segera dilakukan evakuasi, sehingga muatan truk yang diturunkan tidak mengganggu pengguna jalan. Apalagi selama ini muatan yang diturunkan cenderung dibiarkan. Akibatnya, ruas jalan Sukolilo-Prawoto mengalami penyempitan.
Andrik menambahkan, terkait tuntutan truk tambang yang beroperasi di atas jam delapan disepakati lebih maju. Para pemilik tambang keberatan karena merasa kesiangan.
“Mereka meminta jam operasional tambang mulai jam tujuh. Menurut mereka di jam itu anak SD maupun SMP sudah masuk kelas,” ungkap Andrik.
Sedang dari pihak kecamatan juga meminta truk harus menggunakan terpal untuk menutup muatan mereka. Andrik meminta jika sopir truk tidak menyiapkan terpal agar tidak dilayani oleh penambang.
Baca juga: Musim Kemarau, Warga di Pati Mulai Ajukan Permintaan Dropping Air Bersih
“Jika tidak diindahkan kita akan terjun langsung ke penambang untuk mengingatkan,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan penambang, Darmanto, mengatakan tidak keberatan atas keinginan para ibu rumah tangga yang melakukan protes kemarin. Menurut Darmanto, para pemilik tambang akan memenuhi keinginan mereka.
“Hari ini penyiraman jalan di sepanjang Sukolilo-Prawoto sudah kami lakukan untuk menjawab keinginan mereka,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

