BETANEWS.ID, JEPARA – Pengunjung datang silih berganti menghampiri lapak penjual janganan puli yang berada di depan toko Jamu Nyah Pasue atau sebrang Gang Lor, Klenteng Welahan, Pasar Welahan, Kabupaten Jepara.
Bidayah (46) dan Badriah (43), penjual janganan puli tersebut bercerita bahwa mereka merupakan kakak adik yang meneruskan usaha ibu yang sudah berjualan janganan puli selama 15 tahun lebih.
Baca Juga: Sering Diabaikan, Yuk Kenali Tanda-Tanda Seseorang Alami Gangguan Mental
“Iya ini kami yang meneruskan, dulu ibu. Pas waktu masih ibu yang jualan kami juga bantu masak, terus ibu sakit gantian kami yang jualan,” katanya pada Betanews.id, Jumat (4/8/2023).
Bidayah kemudian bercerita bahwa puli merupakan makanan yang terbuat dari beras kemudian diberi campuran obat puli, setelah itu ditumbuk. Puli tersebut bisa disajikan bersama pecel janganan atau bisa dimakan manis dengan campuran kelapa parut dan larutan gula merah.
Satu porsi Janganan Puli tersebut berisi lima jenis sayuran yaitu tauge, kacang panjang, bayam, kembang turi, dan juga semanggi. Adanya campuran daun semanggi tersebut juga menjadi ciri khas dari janganan buatannya.
Satu porsi Janganan Puli buatannya ia jual dengan harga Rp 6 ribu per bungkus. Sementara jika tidak diberi Puli, atau hanya Pecel dijual dengan harga Rp 4 ribu per bungkus. Bidayah mengatakan bahwa mereka biasanya mulai berjualan dari pukul 12.00 – 17.00 WIB.
Baca Juga: Masuki Caturwulan 2, Realisasi PAD Jepara Sektor PBBP2 Baru 42 Persen
Selain berjualan janganan puli, Bidayah dan adiknya juga menjual jajanan lain seperti Kicak, Getuk pisang, Getuk Ketela, Lupis, Kolak Pisang, serta Gorengan yang menjadi pelengkap janganan puli.
Sedangkan untuk harga kicak, ia jual dengan harga Rp 3 ribu per bungkus. Sementara Getuk Pisang, Getuk Ketela, dan Lupis dijual dengan harga Rp 2500 per bungkus.
Editor: Haikal Rosyada

