BETANEWS.ID, JEPARA – Munculnya gangguan pada kesehatan mental seringkali diabaikan oleh kebanyakan masyarakat. Padahal jika tidak ditangani, gangguan tersebut bisa berakibat serius yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan jiwa atau gila.
Hal itulah yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Mudrikatun saat ditemui di kantornya, Rabu (2/8/2023). Maka dari itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli serta aware terhadap masalah kesehatan mental.
“Kalau tidak ditangani dari awal akan terjadi gangguan jiwa seperti orang-orang yang sampai telanjang ketika di jalan, meskipun ada yang sampai nggak telanjang,” katanya.
Baca juga: 83 Persen Pasien Rumah Sakit Adalah Peserta JKN, BPJS Minta Tak Ada Diskrimansi Layanan
Akibat dari munculnya gangguan mental, menurutnya dapat berpengaruh pada kondisi mood atau perilaku seseorang. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa gejala awal yang bisa menjadi pertanda munculnya gangguan mental.
Mulai dari berubahnya pola makan dan tidur, sering menarik diri dari orang lain, merasa tidak berenergi atau lemas, selalu merasakan nyeri di dalam tubuh tanpa diketahui penyebabnya, sering putus asa, atau merasa bahwa tidak ada lagi hal yang berharga di dalam dirinya.
“Kemudian sering tiba-tiba cemas, atau merasa takut itu bisa jadi tanda-tanda munculnya gangguan mental,” ungkapnya.
Oleh karenanya, ia berpesan apabila seseorang mengalami beberapa tanda-tanda tersebut agar tidak segan untuk melakukan konsultasi. Ia juga memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena nantinya petugas kesehatan akan melakukan diagnosis serta secrening terlebih dahulu untuk mengetahui gangguan mental yang dialami seseorang.
Baca juga: 3 Rumah Sakit dengan Antrean Online Terbaik Versi BPJS Kesehatan Kudus
“Kami sudah menyediakan tenaga kesehatan jiwa di masing-masing Puskesmas, sehingga apabila muncul tanda-tanda tersebut masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri,” pesannya.
Munculnya gangguan kesehatan mental, menurutnya juga disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya yaitu dari mengkonsumsi zat psikotropika yang justru bisa menjadi pemicu munculnya depresi sampai dengan paranoid.
Faktor genetik menurutnya juga menjadi salah satu hal yang juga harus diwaspadai. Apabila dalam sebuah keluarga terdapat anggota keluarganya yang mengalaminya gangguan mental, juga beresiko untuk diturunkan kepada anggota keluarga yang lain.
Editor: Ahmad Muhlisin

