31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Kisah Bandiyah, Setia Jualan di Pantai Glagah Wangi Demak Meski Kini Makin Sepi

BETANEWS.ID, DEMAK – Memasuki usia setengah abad, Bandiyah (50) tampak masih semangat melayani para pembeli yang berkunjung ke Pantai Glagah Wangi Istambul, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Sudah enam tahun lamanya Bandiyah berjualan di sekitaran pantai bersama suaminya Jalil (60).

“Ya sudah seperti babat alas, sama Mbah Kakung jualan es-es. Alhamdulillah ramai terus sampai banyak didatangi orang,” kenang Bandiyah saat ditemui, Rabu (26/7/2023).

Keramaian pengunjung semakin bertambah, semenjak Pantai Glagah Wangi dikelola oleh BUMDes Tambakbulusan. Saat itu, kelonjakan bisa mencapai 7.000 orang ketika libur tahun baru.

-Advertisement-

Baca juga: Pernah Viral, Pantai Glagah Wangi Demak Kini Sepi Pengunjung Gara-Gara Ini

“Dulu ramai orang dari mana-mana, orang Demak, Purwodadi, Semarang, dan Jepara,” kata ibu anak enam itu.

Sayangnya, situasi itu tidak bertahan lama, karena kini kondisi Pantai Glagah Wangi Istambul menjadi sepi usai pandemi Covid-19. Bahkan, keadaan itu semakin parah sejak adanya abrasi pantai. Bandiyah mengaku, ketinggian rob pernah mencapai sepusar orang dewasa.

“Kalau rob naik bisa sampai sini (tempat jualan), pernah sampai pusar orang dewasa. Tingginya tidak tentu, kadang pagi sudah penuh nanti magrib sudah surut,” terangnya.

Baca juga: Air Pantai Glagah Wangi Demak Dipercaya Bisa Obati Gatal-Gatal hingga Flu

Keramaian pengunjung saat ini hanya bisa dirasakan ketika Minggu atau hari libur nasional saja, yang hanya mencapai sekitar 300 wisatawan saja. Meskipun begitu, Bandiyah tetap setia berjualan dalam keadaan apapun.

“Sekarang tidak pasti, ya sudah lah disyukuri saja. Meskipun sepi tetap jualan, karena barangkali bisa saja ada pengunjung datang,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER