BETANEWS.ID, KUDUS – Lantunan tembang dari Guyon Waton sukses membuat ‘mletre’ ribuan penonton dalam “Konser Selebrasi Dies Natalis ke-43 Universitas Muria Kudus (UMK)” di lapangan basket UMK, Rabu (26/07/2023).
Dalam momen spesial tersebut, Guyon Waton yang membawakan delapan list lagu sukses menghipnotis ribuan penonton untuk ikut nyanyi bareng.
Baca Juga: Temuan Arsip Lawas yang Buktikan Kudus Adalah Kota Kretek Bikin Heboh
Bahkan, terdapat momen di mana vokalis Guyon Waton, Faisal Bagus Ibrahim turut mengabadikan saat-saat para penonton kompak menyanyikan lagunya yang berjudul “Kok Iso Yo” sembari mengangkat tangan bersama.
“Angkat tangannya bareng-bareng, kita nyanyi bersama, nanti juga akan kita post di akun Instagram Guyon Waton (@guyonwatonofficial). Untuk kenang-kenangan, bahwa Guyon Waton pernah ambyar bareng temen-temen UMK” ujar vokalis grup musik asal Yogyakarta tersebut.
Di sisi lain, tak ingin hanya ‘mletre’ bareng, di momen puncak Dies Natalis yang ke-43 UMK ini, Rektor Prof. Darsono juga mengajak segenap civitas akademika UMK untuk guyub rukun bersama-sama membawa UMK bergerak ke depan meraih mutu.
Untuk itu, diperlukan landasan integritas, renstra (rencana strategis), serta visi dan misi yang jelas. Selain itu, penting bagi UMK untuk memupuk prestasi guna meraih mutu bersama.
“Dalam tata kelola UMK diperlukan integritas bersama. Mulai dari konvergensi, keselarasan dalam harmoni, keteraturan, kebersamaan, serta guyup rukun,” tuturnya.
Baca Juga: Hartopo Tanggapi Gugatan SK Penundaan Pelantikan Perades Kudus
Selain Guyon Waton, UMK juga menghadirkan Salma Novita serta Lyo Band untuk turut memeriahkan “Konser Selebrasi Dies Natalis ke-43 UMK”. Acara bertambah meriah menyusul adanya permainan dan kuis dengan disediakan hadiah menarik, mulai dari souvenir hingga door prize HP.
Dalam konser tersebut, Guyon Waton membawakan 8 lagu. Mulai dari, Nemen, Sanes, Kok Iso Yo, Korban Janji, Menepi, Sebatas Teman, Klebus, dan Perlahan. Guyon Waton sendiri terdiri dari enam personel, yakni Faisal Bagus Ibrahim (vokal), Ahmad Arifin (gitar), Ferry Widiyatmoko (gitar), Ndika Rismaya (ukulele), Andreas Wahyu (ketipung), dan Yudi Hamdani (bass).
Editor: Haikal Rosyada

