BETANEWS. ID, PATI – Sungguh memalukan apa yang yang dilakukan dua pemuda di Pati. Keduanya terekam oleh CCTV tengah mencuri sepatu di Masjid Jami’ Baitunnur Pati, yang berada di kawasan Alun-alun Simpang Lima Pati.
Pencurian itu terjadi pada Minggu (25/6/2023) sore sekitar pukul 15.06 WIB atau sekitar waktu Salat Asar. Sasarannya adalah sepasang sepatu milik jemaah yang menunaikan ibadah salat di masjid tersebut.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting di Pati, IBI Berikan Paket Bantuan Gizi
Sedangkan untuk pelakunya adalah dua orang pemuda. Hal ini diketahui dari rekaman CCTV yang terpasang di bagian utara Masjid Baitunnur Pati.
Dalam rekaman CCTV itu, terlihat dua pemuda berpakaian kasual masuk ke area masjid bagian utara. Mereka pun berupaya tidak membuat gelagat yang mencolok atau menarik perhatian.
Begitu menginjakkan kaki di area batas suci, mereka kemudian memasukkan sepasang sepatu milik jemaah ke dalam tas berwarna hitam.
Setelah mengambil sepatu itu, kemudian mereka tampak keluar area masjid dan berupaya untuk menghindari kamera CCTV yang terpasang di masjid tersebut. Meski begitu, ternyata mereka tidak luput dari pantauan kamera pengawas itu hingga keduanya keluar menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor.
Pengurus Masjid Baitunnur Pati, Rochman Mukarrrom mengatakan, jemaah yang sepatunya hilang tersebut sebenarnya sudah ada di masjid sejak pukul 13.58 WIB untuk menunaikan ibadah sala. Hingga waktu Salat Asar tiba, jemaah tersebut masih di masjid.
“Setelah Salat Asar itulah korban mengetahui kalau sepatunya hilang dan melaporkan ke kami. Kemudian kami melihat rekaman CCTV dan menunjukkan ke korban, ” ujarnya, Senin (26/6/2023).
Setelah melihat rekaman itu, korban menurutnya sudah mengikhlaskan sepatunya tersebut. Meski begitu, aksi kedua pemuda yang melakukan pencurian itu sudah viral di media sosial.
Baca Juga: 2 Kapal Cantrang Asal Juwana dan Rembang Dibakar di Kalbar, Nelayan Minta Pelaku Ditindak Tegas
Menurutnya, meski wajah kedua pelaku sudah terlihat di rekaman CCTV, namun pihak masjid tidak bisa melacaknya. Sebab, diduga pelakunya bukan warga sekitar.
“Kami mengimbau agar para jemaah lebih waspada dan mengamankan barang-barang berharga yang dimiliki,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

