BETANEWS.ID, BOYOLALI – Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia sukes juara umum APG XII 2023 di Kamboja. NPC Indonesia selanjutnya mengalihkan perhatiannya ke Asian Para Games yang akan diselenggarakan pada Oktober 2023.
Chef de Mission (CdM) Indonesia di ASEAN Para Games 2023, Andi Herman, mengaku bangga pada atlet yang dapat meraih medali melebihi target pada ajang APG di Kamboja ini. Sebelumnya, pihakanya menargertkan sebanyak 121 medali emas dan ternyata para atlet mendapatkan 159 emas.
“Selain melampaui target medali emas, atlet kita juga menorehkan 15 rekor ASEAN Para Games. Empat di cabor powerlifting dan 11 dari renang. Ini tentu hal yang patut kita banggakan,” jelas dia di Bandara Internasional Adi Soemarmo sepulangnya dari Kamboja, Sabtu (10/6/2023).
Baca juga: Kantongi 159 Medali Emas, Timnas Indonesia Juara Umum di APG XII 2023 Kamboja
Setelah kesuksesan menorehkan APG hattrick juara umum ASEAN Para Games, NPC Indonesia kini mulai bersiap menghadapi ajang tingkat Asia yaitu Asian Para Games Hangzhou China.
“Setelah pulang ini kita kemudian bersama Kemenpora akan melakukam review dan keikutsertaan atlet di Asian Para Game berbeda dengan yang Asean. Kalo Asean kan tidak ada standar, kalau di Asia ada standar tertentu yang baru bisa ikut,” kata Andi.
“Tentu yang kita prioritaskan atlet yang mendapatkan medali supaya catatat waktunya, raihan pretasinya itu bisa lolos untuk bertanding di tingkat Asia,” imbuhnya.
Andi mengungkapkan, untuk mengejar perolehan medali, sebanyak 11 atlet NPC Indonesia langsung berangkat ke Kanada untuk mengikuti kejuaraan Para Bulu Tangkis dalam rangka perburuan poin menuju ajang Paralympic Paris tahun depan.
“Karena pertandingan di sana adalah mandatori dari olimpic untuk mengumpulkan poin. Ini adalah bentuk konsistensi dari pemerintah untuk mendukung atlet Para Games dan juga keseriusan NPC untuk membina atelt dan hanya di tingkat ASEAN Games bahkan ke Paralympic,” katanya.
Baca juga: NPC Indonesia Target Loloskan 43 Atlet ke Paralimpiade Paris 2024, Bulu Tangkis Jadi Andalan
Pada ajang ASEAN Para Games di Kamboja ini, kontingen asal Indonesia dengan rincian 268 atlet ditambah 154 ofisial membukukan 159 emas, 148 perak, 94 perunggu dengan total 401 medali.
Posisi Indonesia diikuti Thailand dengan 126 emas, 110 perak, 92 perunggu, dengan total 328 medali. Adapun Vietnam menduduki posisi ketiga setelah mengoleksi 201 medali dengan rincian 66 emas, 58 perak, 77 perunggu.
Tujuh cabor menjadi penyumbang medali emas terbanyak, dengan rincian para atletik 42 emas, para tenis meja (31 emas), para renang (27 emas), para angkat berat (17 emas), para catur (15 emas), para bulu tangkis (13 emas), dan judo tuna netra (11 emas).
Dari ketujuh cabor tersebut lima di antaranya menorehkan catatan manis karena menjadi predikat juara umum, yakni para bulu tangkis, para catur, judo tuna netra, para angkat berat, dan para tenis meja.
Editor: Ahmad Muhlisin

