31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Ini Alasan Mahasiswa Unnes Beri ‘Kartu Merah’ Kepada Menteri ESDM

BETANEWS.ID, SEMARANG – Penghargaan konservasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif oleh Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapat protes dari mahasiswa. Para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unnes sempat menghentikan acara pemberian Anugerah Konservasi Upakarti Dharma Karya Reksa Mandala tersebut. Aksi di Auditorium Unnes pada Kamis (8/6) tersebut terekam dalam video yang diedarkan oleh mahasiswa.

Usai Arifin Tasrif berpidato, sekelompok mahasiswa langsung berdiri dan meniupkan peluit sembari mengacungkan kartu merah pada Sang Menteri. Mereka juga meneriakkan protes dengan kata-kata: “kartu merah buat Menteri ESDM.” Beberapa orang dan Resimen Mahasiswa (Menwa) nampak bergegas mengamankan para mahasiswa dan merebut kartu merah mahasiswa.

Baca juga: Tuntutan Pemecatan WR 1 UMK Tak Digubris Yayasan, Aliansi Mahasiswa Tetap Demo Siang Ini

-Advertisement-

Dalam jumpa pers yang dilakukan secara daring, para mahasiswa menjelaskan bahwa Kementerian ESDM tidak layak mendapatkan penghargaan konservasi. Menurut mereka, Kementerian ESDM telah berpraktik merusak lingkungan. Ini merujuk pada pembukaan konsesi pertambangan di beberapa wilayah di Indonesia.

Tudingan mahasiswa ini mendasarkan data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang mencatat pembukaan konsesi lahan pertambangan pada Juli 2022 yang mencapai 10 juta hektare. Lebih lanjut mahasiswa juga menyebutkan data Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) pada 2020 yang mencatat setidaknya 3.092 lubang tambang belum direklamasi.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mengkritisi Peraturan Pemerintah (PP) No 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Menurut mereka, kebijakan ekspor pasir laut beresiko merusak ekosistem pantai dan menimbulkan abrasi.

Sementara catatan merah juga dialamatkan mahasiswa kepada Kementerian ESDM pada pertambangan di Wadas, Kendeng, dan Jepara.

Baca juga: Yayasan Dinilai Lambat, Aliansi Mahasiswa UMK Bergerak Ancam Turun Aksi Besok

“Kami memberikan kartu merah karena Menteri ESDM tidak layak mendapatkan penghargaan konservasi. Ini adalah sebuah pengingkaran atas kinerja Kementerian ESDM sebenarnya,” ujar Fajar yang merupakan Presiden BEM KM Unnes.

Anugerah konservasi ini diberikan dalam rangka Dies Natalies Unnes ke-58. Selain Menteri ESDM, Unnes juga memberikan penghargaan serupa kepada lima pemuda pembersih sampah di sungai di Bandung. Kelima pemuda ini tergabung dalam sebuah komunitas bernama Pandawara Group. Atas penghargaan kepada para pejuang lingkungan ini, para mahasiswa menyatakan kesetujuannya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER