BETANEWS.ID, SOLO – Lurah dan Camat di Kota Solo baru saja menerima kendaraan dinas baru, yaitu motor listrik United T1800. Dengan kendaraan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengurangi emisi bahan bakar minyak.
Selain camat dan lurah, rupanya Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa sudah menggunakan motor listrik. Ia juga kerap kali menggunakan kendaraan pribadinya itu untuk beraktivitas meski sudah memiliki kendaraan dinas roda empat.
Selama menggunakan kendaraan listrik tersebut, Teguh mengaku tidak mengalami kendala. Bahkan lebih nyaman dibandingkan dengan kendaraan roda dua dengan bahan bakar minyak.
Baca juga: 59 Lurah dan Camat di Solo Dapat Kendaraan Dinas Motor Listrik Warna Hitam
“Punya saya setengah tahun belum pernah servis. Sepanjang teratur dalam menge-charge charger–nya dua strip di-charge,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (8/6/2023).
Menurutnya, motor listrik miliknya itu sangat mudah digunakan. Ia juga dapat melakukan pengisian daya dengan mudah dan dapat dilakukan di rumah.
“Kemarin saya pulang ke rumah kelip-kelip saya suruh ngawal (asisten) sampai rumah, aman. Langsung tak charge di garasi itu ada (stop kontak) terus di-charge selesai,” ujarnya.
Namun menurutnya, kendaraan dinas Wali Kota dan Wakil Walikota, serta OPD roda empat dengan tenaga listrik menurutnya dapat dilakukan secara bertahap. Dimulai dari pelayanan tingkat kelurahan dan kecamatan terlebih dahulu.
Baca juga: Ini Keunggulan Motor Listrik United T1800 yang Jadi Motor Dinas Lurah dan Camat di Solo
“Itu nanti lebih jangka panjang ya. Tetapi step by stepnya mulai roda dua ini kita rapikan dulu, kemudian ya pasti akan arah ke atas. Karena yang roda empat itu kan lebih mahal dari bahan bakar minyak. Harganya lebih mahal,” katanya.
“Nanti kalau sudah muncul beberapa produk itu akan bersaing harganya. Nah kita akan bisa mengambil mana yang paling tepat. Kalau misalnya kelas Avanza yang setara dengan itu yang listrik mahal paling murah 550,” imbuhnya.
“Kita mau mengawali mengurangi emisi karena ruang terbuka hijau kita kurang. Untuk mengejar itu ya kita beralih dari bahan bakar solar maupun bensin menuju ke yang listrik,” kata dia.
“Pak Wali (Gibran Rakabuming) menyampaikan ingin mengawali perubahan ini dari Solo,” tambahnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

