31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Ganjar dan Menpora Dito Dukung Atlet Bertalenta Khusus Tanding ke Jerman

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Pelatnas kontingen Special Olympics Indonesia di gedung Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang, Rabu petang (9/5/2023). Kontingen yang merupakan atlet bertalenta khusus, sebelumnya disebut penyandang disabilitas atau orang berkebutuhan khusus, ini sedianya akan bertanding dalam Special Olympics World Summer Games pada 16-25 Juni 2023 di Berlin, Jerman.

Pelatnas yang dipusatkan di Kota Semarang ini diikuti oleh 25 atlet bertalenta khusus dari 17 provinsi. Mereka akan bertanding di tujuh cabang olah raga (cabor), di antaranya atletik, tenis meja, dan bulu tangkis. Pemusatan akan menggunakan sejumlah venue di Kota Semarang, dengan tambahan venue bulu tangkis di Kabupaten Kudus. Pelatnas ini sendiri merupakan tahap akhir dari persiapan yang telah dimulai sejak November 2022 secara desentral di masing-masing provinsi asal para atlet.

Ganjar mengatakan, di Indonesia terdapat 5,2 juta anak bertalenta khusus. Jumlah ini menurut Ganjar cukup besar, yang artinya di semua daerah di Indonesia terdapat anak dengan talenta khusus tersebut. Menurutnya, mereka membutuhkan ruang khusus agar dapat mengembangkan kemampuan khusus mereka.

-Advertisement-

Baca juga: Dua Atlet Blind Judo Berpeluang Lolos ke Paralimpiade Paris 2024

“Mereka sudah sering mengibarkan bendera merah putih di manca negara. Dan kita sekarang melihat bahwa mereka sudah siap untuk bertanding lagi,” ujar Ganjar.

Ketua Umum Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (PP Soina), Warsito Ellwein, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kekompakan para atlet Soina. Menurutnya, kebersamaan adalah yang lebih utama tanpa mengurangi pentingnya prestasi. Kebanggaan Warsito sendiri juga terutama karena meningkatnya perhatian berbagai pihak terhadap orang bertalenta khusus. Ia mengungkapkan keprihatinan atas perlakuan diskriminatif yang sering diterima oleh orang bertalenta khusus.

“Kami menargetkan Indonesia dapat sembilan emas,” tandas Warsito.

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo menambahkan bahwa Kemenpora siap mendukung para atlet dari pelatnas, keberangkatan, hingga pendampingan saat bertanding di Berlin nantinya.

Baca juga: NPC Indonesia Target Loloskan 43 Atlet ke Paralimpiade Paris 2024, Bulu Tangkis Jadi Andalan

“Ini kan namanya olah raga kita akan melihat dari impact yang akan kita dapatkan, yaitu prestasi, pasti ada ukurannya. Namun yang harus kita perhatikan, bagaimana Kemenpora bisa membina dan merangkul anak-anak bertalenta khusus ini,” ucap Dito.

Kemenpora sendiri telah menganggarkan sekitar Rp3 miliar untuk mendukung para atlet bertanding di Special Olympics World Summer Games.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER