BETANEWS.ID, KUDUS – Tulisan promo diskon terlihat di banyak sudut saat memasuki Ramayana Kudus. Berbagai promo tertera di keranjang maupun digantung memperlihatkan besaran diskon menyambut lebaran. Manariknya, diskon yang diadakan mencapai 80 persen.
Supervisor Ramayana Kudus, Eko Sepriyanto mengatakan, pada momen Ramadan dan Lebaran tahun ini pihaknya menyediakan banyak promo yang bisa dinikmati pembeli. Promo tersebut sudah berlangsung sejak awal Ramadan dan berlaku hingga H-1 lebaran.

“Kalau promo Lebaran ini sudah mulai dari awal Ramadan, yang berlangsung sampai malam takbiran. Saat ini sudah banyak yang berbondong-bondong ke sini untuk belanjaan perlengkapan Lebaran,” beber Eko kepada Betanews.id, Jumat (14/4/2023).
Baca juga: THR Sudah Turun, Ramayana Kudus Langsung Dipadati Warga
Promo diskon itu, kata Eko, mulai dari voucher belanja Xiboba dan KFC dengan syarat belanja di Ramayana, yang berlaku hanya satu hari saja. Kemudian undian arisan belanja dengan syarat minimal belanja Rp500 ribu akan mendapat hadiah menarik yang diundi setiap sepekan sekali, melalui live streaming.
“Promo lain adalah 50 sampai 75 persen untuk semua item yang tersedia di sini. Selanjutnya ada promo hingga 80 persen yang tidak untuk keseluruhan,” terangnya.
Ia menjelaskan, setelah didiskon barang atau baju yang dipilih oleh pembeli bahkan bisa menjadi Rp100 ribu dari harga sebelumnya yang mencapai Rp500 ribu. Menurutnya, dengan adanya promo diskon itu bertujuan untuk memberikan harga yang terjangkau untuk pembeli.
“Ada kemeja dan baju koko mulai dari Rp100 ribu sampai Rp250 ribu setelah diskon. Tujuannya agar warga Kudus bisa memakai baju baru saat lebaran,” ujarnya.
Baca juga: Pasar Bintoro Ramai Didatangi Pencari Baju Lebaran, Ada Penjual yang Omzetnya Belasan Juta Sehari
Saat ini, lanjutnya, pembeli yang datang ke Ramayana Kudus meningkat 20 hingga 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak ramainya pengunjung ke sini biasanya sampai satu hari sebelum lebaran.
“Pengunjung Ramayana Kudus tidak hanya dari warga Kudus saja, melainkan dari berbagai daerah seperti Jepara, Demak, Pati, hingga Semarang,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

