31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Sukses Gelar Expo Ekonomi Kreatif di Museum Kretek, Disbudpar Kudus Dapat ‘Angin Segar’

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus bersama Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kudus dan R-TAR (Republik Tembakau Akar Rumput) Indonesia berhasil menggelar acara Sarasehan Tembakau dan Expo Ekonomi Kreatif bertajuk “Kretek Pulang Kerumah”. Acara yang digelar selama dua hari, 18-19 Februari 2023 itu, sukses membawa angin segar bagi Disbudpar Kudus.

Dalam acara Sarasehan Tembakau, Sandy Hendratmo Sopan, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus yang menjadi salah satu narasumber, menyinggung tentang Serapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus. Menurutnya, acara tersebut seharusnya bisa dibiayai dari (DBHCHT).

Sarasehat Tembakau pada gelaran Expo Ekonomi Kreatif. Foto: Ahmad Rosyidi.

Baca juga: Hadiri Expo Ekonomi Kreatif di Museum Kretek, Hartopo Sebut Kudus Kota Ajaib

-Advertisement-

“Acara seperti ini harusnya bukan swadaya masyarakat. Ke depan harusnya sudah dibiayai dari hasil rokok,” jelasnya saat sarasehan, Minggu (19/2/2023).

Sandi sapaan akrabnya melanjutkan, bahwa pihaknya hanya mengawasi penggunaan anggaran yang diperuntukkan kegiatan sosialisasi dan pemberantasan rokok ilegal. Terkait pengelolaan, pihaknya menyerahkan kepada pemerintah daerah.

“Saya yakin Disbudpar bisa masuk untuk itu. Contoh acara ini, di sini saya sampaikan seperti ini saja sudah bagian sosialisasi. Jadi ada dana yang bisa digunakan untuk acara ini,” bebernya.

Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah yang hadir dalam acara tersebut, mengaku senang dengan antusias masyarakat. Menurutnya, acara tersebut sangat luar biasa.

“Acara demi acara luar biasa, berjalan dengan lancar. Dan antusias para pengunjung juga luar biasa. Mereka tampak antusias dengan stand-stand kuliner, ekraf, tembakau maupun desa wisata. Tentunya ini menjadi semangat tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Tika itu juga merasa tercerahkan berkat adanya sarasehan tembakau. Dengan adanya diskusi tersebut, pihaknya mendapat banyak masukan yang bisa digunakan untuk pengembangan potensi wisata di Kudus.

“Diskusi kretek ini luar biasa, mulai dari kebijakan hingga masukan-masukan bisa menjadi semangat kami. Terlebih di Museum Kretek yang setiap tahun ada perkembangan koleksi, harapan saya bisa lebih dikenal masyarakat,” terangnya.

Baca juga: Ekraf Kudus Soft Launching E-Catalog dan Creative Hub

Acara sarasehan yang ditutup dengan pembagian hadiah serta lelang korek api Zippo itu tampak meriah. Satu diantara pemenang lelang yakni Valerie Yudistira Pramudya, Ketua Ekraf Kudus yang memenangkan lelang korek api seharga Rp 3.600.000.

Usai acara tersebut, Valerie begitu dia akrab disapa menambahkan, bahwa di hari terakhir acara semakin meriah dengan adanya sarasehan tembakau. Menurutnya, acara tersebut menggugah semangat para pegiat R-TAR menyerukan tembakau menjadi warisan budaya lokal.

“Kegiatan di hari ke dua masyarakat Kudus maupun di luar Kudus semakin banyak partisipasinya. Sarasehan ini juga membuat kami semangat dan akan semakin produktif dalam menyerukan tentang tembakau. Pak Bupati juga sangat antusias dan mendukung kegiatan-kegiatan ekraf yang akan kita pusatkan di Museum Kretek,” tambahnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER