Penghasilan Orang Tua Hanya Rp50 Ribu Sehari, Zaki Bersyukur Bisa Sekolah di SMK Semi Boarding

BETANEWS.ID, CILACAP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah saat ini telah membuka pendaftaran SMKN Jateng. Ratusan lulusan SMP sederajat berprestasi dari keluarga kurang mampu, berkesempatan untuk mendaftar. Lulusan SMP yang berdomisili di Jawa Tengah bisa melanjutkan pendidikan di tiga pilihan SMKN Jateng full boarding dan 15 pilihan SMKN semi boarding yang tersebar di sejumlah wilayah di Jateng.

Sekolah tersebut merupakan gagasan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Adapun untuk SMK semi boarding merupakan sekolah yang memberikan kesempatan siswanya tinggal di asrama, tapi mereka belajar bersama siswa reguler.

Dengan demikian, sekolah tersebut membuat siswanya banyak yang terbantu. Siswa SMK Semi boarding bisa bersekolah, dan tinggal di asrama, secara gratis, dan mendapatkan fasilitas gratis, termasuk juga fasilitas makan.

-Advertisement-

Baca juga: Tahun Ini Ada Kuota 754 Siswa Miskin untuk Bersekolah Gratis di SMKN Jateng, Cek Persyaratannya

Satu di antara SMK semi boarding itu adalah SMKN 2 Cilacap. Sebanyak 30 siswa angkatan tahun 2022/2023, berbagi pengalaman serunya bersekolah di SMK semi boarding tersebut.

Akhmad Munfathor (17) misalnya. Siswa kelas X Jurusan Teknik Pengelasan ini mengaku bisa berhemat, karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk transportasi, atau uang untuk makan selama sekolah.

“Sangat membantu karena gratis. Kalau dilaju dari Adipala boros, untuk bensin, sarapan dan makan siang. Bapak sekarang kerja serabutan. Tinggal di asrama, sangat membantu. Dikarenakan meringankan, biaya makan digratiskan. Itu sangat membantu,” kata siswa asal Adipala, Kabupaten Cilacap itu.

Zaki Syaifulloh (16) siswa kelas X juga mengatakan hal yang sama. Selain bisa menghemat, ia tak perlu takut terlambat karena tinggal di asrama sekolah. Sebab, jika ia harus berangkat dari rumahnya ke sekolah, jaraknya lumayan jauh.

Waktu tempuh dari rumahnya di Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap menuju ke sekolah yang berlokasi di Sidakaya Cilacap, sekitar setengah jam. Selain itu, dengan tinggal di asrama, dia merasa bisa meringankan beban orangtua. Sang ayah hanya bekerja sebagai buruh serabutan dengan pendapatan yang pas-pasan.

Baca juga: PPDB SMKN Jateng dan SMK Semi Boarding Segera Dibuka, Kuotanya Cuma Segini

“Ayah kerja buruh harian. Sehari pendapatan sekitar Rp50 ribu. Sangat membantu di sini, difasilitasi tempat tidur dan makan,” ujarnya.

Kepala SMKN 2 Cilacap Akhmad Murwanto mengatakan, total jumlah siswanya sebanyak 1.670 siswa. Sedangkan siswa semi boarding ada sekitar 30 orang. Mereka berasal dari berbagai jurusan di sekolah.

Selain mendapatkan ilmu pengetahuan di kelas, para siswa juga diajarkan disiplin dan mandiri. Adapun kegiatan siswa di asrama, antara lain pembinaan kedisiplinan berupa apel pagi, upacara pengibaran bendera, pembinaan mental spiritual usai salat magrib dan sebelum subuh, serta kegiatan keagamaan dibimbing pamong.

“Kami sangat mengapresiasi program SMK semi boarding ini,” kata Murwanto.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER