BETANEWS.ID, SOLO – Tingkat kepuasan masyarakat Kota Solo terhadap kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa mencapai 96 persen. Survei ini dirilis oleh Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, tentang Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di tahun kedua Pemerintahan Gibran dan Teguh.
Ketua Prodi MAP Unisri, Suwardi, menjelaskan, hasil survei tersebut didapat dari 560 koresponden yang dilakukan dalam rentang waktu 1-10 Februari 2023. Metode pengumpulan data lapangannya menggunakan teknik wawancara secara tatap muka dengan instrumen data tertutup (kuisioner).

“Masa kepemerintahan Gibran-Teguh memenuhi dua tahun masa kerjanya kan per 26 Februari 2023, maka kami melakukan penelitian didorong misi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” papar Suwardi saat jumpa pers yang digelar di Gedung Pasca Sarjana Unisri, Rabu (15/2/2023).
Baca juga: Hasil Survei AKSARA, Gibran Dijagokan Kalangan Muda Pimpin Jateng
Dijelasakannya, survei IKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari elaborasi kajian teoritik menyangkut konsep dan variable, penentuan metode penelitian yang tepat, pengumpulan data lapangan, tabulasi data, pemaknaan data, analisis hasil penelitian, penyusunan laporan hasil penelitian untuk memenuhi dua target luaran sebagaimana dimaksud.
Dari penelitian tersebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Gibran-Teguh pada 2022 mencapai 96 persen dengan katagori memuaskan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumya, yakni di angka 94 persen.
“Jumlah score 1.709 dengan angka rata-rata IKM 3,057 kategori memuaskan. Artinya, 96 persen masyarakat Solo menyatakan puas terhadap pemerintahan Gibran. Capaian IKM tahun kedua lebih baik dibanding tahun sebelumnya, dengan peningkatan sebesar 2 persen,” jelasnya.
Adapun survei IKM 2023 didasarkan pada tujuh aspek. Pertama, kualitas pelayanan ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di kantor kelurahan, kecamatan, dan balai kota. Kedua, pengelolaan isu keamanan. Ketiga, pengaturan lalu lintas dan pengaturan pedagang kaki lima.
Keempat, responsivitas Pemkot atas persoalan warga. Kelima, keberpihakan Pemkot pada keluarga pra sejahtera. Keenam, kebijakan Pemkot untuk mendorong perekonomian melalui pembangunan insfrastruktur perkotaan. Ketujuh, penyelenggaraan berbagai event perhelatan skala internasional maupun nasional.
Baca juga: Final Piala Dunia U-20 Akan Digelar di Stadion Manahan Solo, Ternyata Gibran yang Minta
Selain tingkat kepuasan, Suwardi juga melakukan penelitian terhadap nilai yang diberikan oleh masyarakat terhadap dua tahun kepemimpinan Gibran-Teguh. Hasil survei tersebut menyimpulkan nilai rapot Gibran-Teguh di tahun 2022 sebesar 79,4.
“Nilai ditahun ini 79,4 atau lebih tinggi ada peningkatan dari tahun lalu 2021 sebesad 79,3. Jadi naik 0,1 nilainya,” jelasnya.
Tak hanya itu saja, Gibran juga dipersepsikan sangat merakyat. Seperti diketahui, tak jarang Gibran membantu masyarakat, baik secara langaung maupun melalui media sosial.
“Indek skor persepsi merakyat Wali Kota Gibran Rakabumingraka sebesar 1.837 dengan rerata skor 3,3 kategori sangat merakyat,” paparnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

