BETANEWS.ID, DEMAK – Suyadi terlihat sedang membantu beberapa pengunjung memilih jambu kristal yang sudah matang di lahan perkebunnya, Desa Jerukgulung, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Sabtu (4/2/2023). Di lahan seluas 6-7 hektare yang ia tanami 35 macam buah-buahan lokal dan kualitas internasional itu, ia baru saja membuka wisata petik buah yang disambut positif warga.
Jambu kristal merupakan andalan terbarunya untuk mencari rezeki. Bahkan di lahan itu, ia menanam ribuan pohon jambu kristal yang ditanam dengan jarak tiga meter.
“Di sini ada empat jenis jambu kristal, yaitu kristal madu, kristal merah, kristal putih, dan kristal swimik pala. Mulai dari kualitas grade A dan B kami ada,” katanya.
Baca juga: Terkenal dengan Rasanya yang Manis, Buah Naga Organik di Tya Farm Jadi Buruan Warga
Sebelum beralih ke sistem perkebunan, Suyadi menenami lahannya itu dengan tanaman padi. Namun, melihat hasil yang tidak menguntungkan, ia kemudian beralih ke perkebunan jambu kristal.
“Kami memberanikan diri beralih dari pertanian menjadi perkebunan, karena hasilnya lebih menjanjikan dan panen melimpah. Perbandingannya bahkan 60 persen,” imbuhnya.
Menurutnya pohon jambu kristal umur enam bulan sudah bisa dipanen setiap hari. Per kilogram jambu kristal, Suyadi menjualnya dengan harga Rp20-25 ribu.
Baca juga: Tinggi 60 Cm Bisa Berbuah, Jambu Kristal yang Dijual Salamun Ini Jadi Primadona
“Panen kita bisa 3-4 kuintal dan bisa panen setiap hari karena lahan kami sangat luas. Jadi sangat banyak sekali,” terangnya.
Berkat usahanya itu, banyak pelanggan lokal dan luar kota mulai berdatangan untuk merasakan jambu kristal. Ia berharap, petani lainnya dapat meniru jejaknya dan bersedia memberikan pelatihan jika diperlukan.
“Kami ingin anak muda bisa beralih perkebunan buah karena hasilnya lebih bagus,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

