Lampu Penerangan Mati, PKL Keluhkan Kondisi Balai Jagong Gelap dan Sering Dibuat Mesum

BETANEWS.ID, KUDUS – Sekitar 150 unit lampu penerangan di Taman Balai Jagong Kudus mati. Akibatnya, saat malam hari taman yang berada di belakang stadion pun gelap. Sehingga hal itu dikeluhkan para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sana. Sebab, kondisi yang gelap di Taman Balai Jagong itu, justru sering digunakan orang untuk berbuat mesum.

Salah satu PKL yang mengeluh adalah Minia Kristin. Perempuan yang sudah berjualan selama tujuh tahun itu mengaku, sejak pandemi hampir seluruh lampu penerangan yang ada di Balai Jagong Kudus mati. Sehingga area Taman Balai Jagong pun gelap dan sering digunakan orang untuk berbuat mesum.

Baca juga: Disdag Kudus Sebut PKL Balai Jagong Banyak yang ‘Nakal’, Hanya Berjualan di Hari Sabtu dan Minggu

-Advertisement-

“Terutama Taman Balai Jagong bagian tengah dan barat itu, kalau malam banyak orang berduan dan berbuat mesum. Sudah kayak lihat bioskop mas,” ujarnya kepada Betanews.id, Senin (23/1/2023).

Perempuan yang baru buka dasar jualannya itu mengatakan, selain para remaja, banyak juga pasangan selingkuh yang mesum di area Balai Jagong. Menurutnya, hal itu terlihat dari usia dan wajah mereka. Oleh karenanya, ia pun berharap, agar lampu di Balai Jagong Kudus dinyalakan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus biar terang lagi.

“Harapannya, lampunya dinyalakan biar terang. Agar jualan itu nyaman, yang beli juga nyaman. Kalau gelap, selain dibuat mesum juga rawan tindak kejahatan. Kemarin ada HP dijambret,” tandas warga Desa Loram Wetan tersebut.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Ngatmonah. Pedagang aneka minuman dan gorengan serta bakaran sosis itu mengaku, saat malam hari, Taman Balai Jagong Kudus gelap. Hal itu dikarenakan lampu penerangannya tak ada yang nyala.

“Ketika malam hari, di Taman Balai Jagong Kudus gelap, karena lampu penerangannya mati. Sehingga sering dimanfaatkan orang untuk berbuat mesum,” ujar warga Desa Jepang tersebut.

Baca juga: Warga Keluhkan Bau Tak Sedap dari Tumpukan Sampah di Area Balai Jagong Kudus

Dia mengatakan, memang gelapnya Taman Balai Jagong tak mempengaruhi penjualan. Namun, karena gelap tersebut, berjualan jadi kurang kurang nyaman.

“Balai Jagong gelap tanpa lampu penerangan itu sudah sejak lama. Harapanya lampu penerangan di Balai Jagong itu dinyalakan lagi. Jika rusak mohon diperbaiki agar terang kembali dan tidak digunakan untuk mesum,” harapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER