BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus memberikan pengobatan gratis untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Jati, Kamis (12/1/2023). Pengobatan gratis ini digelar di dua titik, yakni di posko banjir Dukuh Barisan, Desa Jati Wetan, dan Posko banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor.
Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Abdul Hakam, melalui Kepala Instalasi Humas dan Kerohanian Taura Avensia mengatakan, aksi sosial ini sebagai bentuk kepedulian pihak rumah sakit terhadap kondisi kesehatan warga terdampak banjir.
“Kami terjun ke lokasi agar warga terdampak banji yang mengalami keluhan kesehatan bisa tertangani dan bisa beraktivitas kembali,” jelasnya.
Baca juga: Sudah Dua Pekan Banjir Genangi Pemukiman, 1.074 Warga Kudus Masih Mengungsi
Dalam kegiatan pengobatan gratis itu, RSUD Kudus juga beker jasama dengan Puskesmas Jati. Bagi warga yang sudah mendapatkan fasilitas pengobatan gratis di posko dan memerlukan pemeriksaan lanjutan dapat berobat ke rumah sakit.
”Tadi rata-rata keluhannya terkait penyakit kulit, di antaranya kutu air, infeksi sekunder yang disebabkan karena gatal yang digaruk. Dan sebagian besar yang berobat tadi usianya di atas 50 tahun, keluhannya pegel linu, tensi tinggi,” katanya.
”Layanan SPGDT dan Home Care juga kami sosialisasikan kepada warga. Jadi ketika dalam keadaan gawat darurat dapat memanfaatkan layanan penjemputan pasien dari RSUD Loekmono Hadi,” tuturnya.
Kepala Desa Jati Wetan Agus Susanto menyambut positif hadirnya RSUD Loekmono Hadi yang memberikan pengobatan gratis terhadap warganya.
Baca juga: Dua Pekan Mengungsi, Korban Banjir di Kudus Mengaku Jenuh
”Terima kasih kepada RSUD dr Loekmono Hadi dengan adanya pengobatan jemput bola seperti ini sangat membantu warga,” katanya.
Salahsatu warga, Suyati, mengaku senang bisa berobat gratis di posko banjir. Dirinya berharap setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat dari RSUD dr Loekmono Hadi, keluhannya bisa segera sembuh.
”Sudah beberapa hari kaki saya gatal-gatal, pusing dan batuk. Tadi sudah berobat dengan dokter di posko. Dikasih obat gratis. Alhamdulillah,” ungkap Warga RT 1/RW 3 Dukuh Barisan, Desa Jati Wetan itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

