BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meninjau Stasiun Tawang yang terendam banjir, Senin (2/1/2023). Mereka disambut Dirut PT KAI Didiek Hartantyo dan Ka Daop IV Semarang Wisnu Pramudyo yang menunggu di drop zone penumpang.
Pantauan di lokasi, situasi stasiun kereta api tipe A itu sudah berangsur normal. Sudah tak tampak genangan di area stasiun. Namun demikian, jadwal keberangkatan masih terkendala. Mengenai hal itu, pihak KAI telah menginformasikan pada penumpang.
Ganjar juga berterima kasih kepada PT KAI yang sigap menyelesaikan persoalan. Sebagai antisipasi cuaca buruk dan menyebabkan banjir terjadi lagi, sejumlah bus juga disiagakan di Stasiun Tawang.
Baca juga: Sekolah Terendam Banjir, Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 20 Semarang Ditiadakan
“Alternatif bus sudah disiapkan, untuk cadangan seandainya cuaca kemudian berubah sehingga harus dilakukan tindakan darurat,” jelas Ganjar.
Sebelumnya, Ganjar juga mengecek dapur umum di Kecamatan Semarang Utara. Di dapur umum tersebut, relawan dari Tagana membantu warga Kecamatan Semarang Utara yang terdampak banjir. Untuk distribusi, mereka dibantu lurah yang langsung datang untuk mengambil bagian untuk warganya.
Di sisi lain, mantan anggota DPR RI itu berharap, dengan teknologi modifikasi cuaca bisa terus dikembangkan. Ia menyampaikan, berkar bantuan BNPB dan BMKG, modifikasi cuaca cukup berhasil.
Ganjar juga menyinggung beberapa daerah yang kemarin masih banjir. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi untuk merespons persoalan banjir di beberapa daerah dengan baik.
Editor: Ahmad Muhlisin

