BETANEWS.ID, DEMAK – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Demak menyebut, pemerintah telah menyalurkan 70 ribu set top box (STB) kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Demak. Distribusi bantuan STB itu sudah dimulai sejak 25 November 2022 lalu setelah adanya pemberitahuan data dari Kominfo Pusat.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Demak Agus Purnomo mengatakan, masyarakat yang mendapat bantuan STB merupakan warga dalam katagori miskin ekstrem. Sedangkan mengenai data masyarakat telah disiapkan sejak Juni-Juli, diambil dari hasil pembahasan bersama Dukcapil, Dispermades, Dinsos P2PA dan Dinpermades P2KB.
Baca juga: Radio Suara Kota Wali Demak Borong 4 Penghargaan di KPID Award 2022
“Pada tanggal 25 November pembagian vendor STB dari IIOTO sudah disalurkan 100 persen kepada masyarakat yang berhak. Kuota awal 70 ribu sekian, tapi untuk tahap awal ada 24 ribu sekian,” katanya pada Betanews.id, Selasa (6/12/2022).
Mengenai penetapan masyarakat yang mendapatkan bantuan, lanjut Agus telah disesuaikan dengan data dari pusat. Sedangkan Diskominfo Demak hanya mendampingi vendor dalam penyaluran bantuan STB ke desa.
“Intinya daerah tidak memberikan data ke pusat, tetapi daerah menerima data itu dari pusat yang harus dilaksanakan. Tidak boleh diubah, diperbarui, dan diganti. Sehingga pembagian bantuan STB di Kabupaten Demak mengikuti irama oleh pemerintah pusat melalui vendor, bukan dari OPD. OPD hanya melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap vendor kepada desa yang mendapatkan bantuan STB,” imbuhnya.
Sedangkan dengan banyaknya warga yang kesulitan mencari STB karena banyak toko elektronik yang kosong, Agus menegaskan telah mengingatkan masyarakat jauh-jauh hari. Sehingga ketika siaran TV Analog dimatikan secara serentak pada 3 Desember pukul 00.00 WIB, masyarakat tidak kaget dengan adanya perubahan ke TV digital.
“Sebetulnya kita juga sudah mengumumkan lewat media sosial kami, STB apa yang direkomendasikan oleh Kominfo. Biasanya masyarakat menunggu kalau sudah mati baru beli, sehingga STB bisa kepontal seperti itu,” ujarnya.
Baca juga: Resmikan Gedung LPPL RSKW FM, Bupati Demak: ‘Selamat Atas Penghargaan dari KPI’
Agus menerangkan, ke depannya ia akan lebih fokus lagi memperhatikan permasalahan jaringan TV digital. Sehingga pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait prolem tersebut.
“Justru nanti ada permasalahan berikutnya yaitu jaringan, misalnya desa A hanya bisa enam channel hanya bisa 32 channel, nah itu nanti kita edukasikan,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

