Cuaca Ekstrem Dikhawatirkan Hambat Pembangunan Gedung IBS RSUD Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kurang sebulan masa kontrak pengerjaan, proyek pembangunan gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, terus dikebut. Hingga sabtu (26/11/2022) progres proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 56,6 miliar itu, pekerjaanya melampaui target.

Hal itu diungkap oleh Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam. Di mengatakan, progres pembangunan gedung IBS hingga Sabtu (26/11/2022) sudah mencapai 57 persen, dari target 52 persen.

Baca juga: Tambah Pekerja Hingga Ratusan Orang, Pembangunan IBS RSUD Kudus Dikebut

-Advertisement-

“Progres pembangunan IBS kita lebih dari target 5 persen. Progres pembangunannya sudah cukup bagus,” ujar pria yang akrab disapa Hakam kepada awak media, usai Upacara HUT Korpri di Alun- Alun Simpang 7 Kudus, Selasa (29/11/2022).

Dia menuturkan, dengan waktu sisa kontrak yang hanya sebulan pengerjaan gedung IBS terus dikebut tujuh hari sepekan tanpa libur. Tenaga pekerja juga ditambah hingga ratusan orang dan pengerjannya juga lembur.

“Saat ini pekerja di pembangunan gedung IBS lebih dari 200 orang. Kerjanya juga lebur sampai pukul 22:00 WIB terkadang juga sampai pukul 00,00,” bebernya.

Hakam mengungkapkan, pengerjaan gedung IBS saat tinggal proses finishing. Pengecoran kontruksinya sudah semua. Di lantai satu dan dua bahkan beberapa ruangan sudah jadi.

“Pengerjaan kita pantau dan kita evaluasi terus. Setiap tiga hari sekali kita ada pertemuan untuk percepatan progres pembangunan IBS,” jelasnya.

Baca juga: Sebulan Pengerjaan, Pembangunan IBS RSUD Kudus Diklaim Lampaui Target

Dia berharap, dalam pengerjaan pembangunan gedung IBS ini cuaca juga mendukung. Sebab, ia khawatir terhadap cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini akan menghambat proses pengerjaan pembangunan gedung IBS.

“Kita berharap tidak ada problem cuaca. Jika ada cuaca ekstrem takutnya pekerjaan jadi terhambat. Sebab kami tidak punya antisipasi khusus untuk cuaca ektrem agar tak menghambat pembangunan IBS,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER