31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Kota Pekalongan Diprediksi Tenggelam Pada 2035, Ganjar: ‘Harus Ada Tindakan Ekstra’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kota Pekalongan diprediksi bakal tenggelam pada 2035. Penyebabnya, permukaan tanah di kota itu terus turun. Bahkan, di salah satu titik, permukaan tanah turun hingga 11.9 centimeter dalam kurun dua tahun.

Menanggapi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut butuh tindakan ekstra untuk penanganan banjir di Pekalongan. Tindakan ekstra itu, seperti yang dilakukan di Kota Semarang, yakni dengan penanganan komprehensif antara lain revitalisasi aliran sungai hingga memperbanyak polder.

“Itu harus ada tindakan yang ekstra. Jadi tidak ada yang instan hari ini,” tegas Ganjar usai menghadiri dan membuka Rapat Kerja Wilayah II Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) di Quest Hotel, Senin (14/11/2022).

-Advertisement-

Baca juga: 2050 Demak Diprediksi Tenggelam, Kerugian Akibat Abrasi Puluhan Triliun Rupiah (6/6)

Terlepas dari itu, lanjut Ganjar, saat ini seluruh proyek penanggulangan banjir di Pekalongan terus berjalan. Pelaksananya juga dilakukan bersama-sama.

“(Penanganan) Jalan terus sekarang. Tanggulnya jalan, pekerjaan dari kota dan pemprov jalan, sekarang lagi on going,” ujarnya.

Kendala yang kini dihadapi adalah mulainya musim penghujan. Sehingga pekerjaan harus berkejaran dengan hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

Baca juga: Dapati Proyek Tanggul Laut di Pekalongan Masih Rembes, Ganjar: ‘Tolong Dong Hasilnya yang Baik’

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, tindakan pencegahan harus diutamakan. Peringatan dini juga harus diterapkan, sehingga masyarakatnya bisa diselamatkan.

“Kalau hujannya begini terus banjir pasti akan terjadi. Maka early warning-nya diberikan agar kita selamatkan manusianya dulu,” tandas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER