BETANEWS.ID, DEMAK – Di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak terdapat potensi wisata alam menarik, yakni Sendang Wuluh. Tempat yang terdapat mata air yang jernih ini, biasanya ramai didatangi pengunjung.
Di balik ramainya tempat wisata tersebut, ternyata menyimpan mitos. Bagi warga sekitar, air di sendang tersebut dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.
Juru Kunci Sendang Wuluh Rahmidi (65) mengatakan, air sendang dipercaya sebagai obat sakit kepala dan masuk angin. Air diminum serta dioleskan pada area kepala dan dada tiga kali, sambil membaca kalimat tasbih dan takbir.
Baca juga: Demi Bisa Nongkrong di Tengah Sungai Sendang Senjoyo, Wisatawan Sampai Rela Antre
“Air sendang ini bisa jadi obat, misalnya sakit kepala, sering masuk angin, dan kepala mencengkram. Lah caranya itu, air diminum dan dibasuhkan ke kepala tiga kali dada tiga kali, sambil membaca tasbih dan takbir mengharap kesembuhan dari Allah SWT melalui perantara air sendang ini,” katanya pada Betanews.id, Sabtu (5/11/2022).
Tidak hanya itu, Rahmidi menambahkan, Sendang Wuluh tidak hanya dikunjungi dari kalangan warga Jragung saja, melainkan beberapa kota seperti Surabaya, Kendal, dan Jakarta. Menurutnya, pengunjung kebanyakan datang dengan membawa hajat masing-masing seperti mengharapkan kelancaran rezeki, jodoh, anak, sekolah, dan lain-lain.
“Sekarang sudah banyak pengunjungnya, mulai dari anak-anak sekolah minta kelancaran dalam belajar dan kelulusan, ya gara-gara minum air sendang. Orang-orang luar juga minta sesuai hajatnya. Dari rezeki, kesehatan, yang pernah ke sini itu dari Kendal, Surabaya, Jakarta,” imbuhnya.
Rahmidi menerangkan, nama Sendang Wuluh diambil dari mata air yang berada di bawah pohon bambu wuluh. Sedangkan tetesan airnya diibaratkan dengan ‘eluh’ atau air mata naga.
“Sendang wuluh itu ibaratnya ada ‘pring’ atau pohon bambu dan wuluh itu ‘eluh’ atau air mata dari naga, nah itu cerita orang dulu,” terangnya.
Baca juga: Mencari Keberkahan di Sendang Manis Kolokendang Peninggalan Kyai Raden Santri
Jika ditanya keberadaannya, Rahmidi menjelaskan, Sendang Wuluh sudah ada sejak zaman dahulu yang ukurannya sebesar ember. Akan tetapi, berkat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Demak, sendang direnovasi menjadi tempat yang lebih menarik.
“Sendang ini sudah ada sejak lama, dulu malah hanya seember saja. Sekarang dapat perhatian pemerintah jadi tempatnya direnovasi agar lebih menarik dikunjungi,” jelasnya.
Pengunjung dapat menikmati keindahan alam perbukitan di area Sendang Wuluh. Bagi yang ingin mengambil air, telah disediakan kotak yang dapat diisi uang seikhlasnya untuk biaya perawatan.
Editor: Kholistiono

