Baru Sehari Jualan di Pasar Rakyat, Rochman Sudah Raup Omzet Jutaan dari Tas Rajut

BETANEWS.ID KUDUS – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-473, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar Pasar Rakyat di Sepanjang Jalan Sunan Kudus (City Walk) yang berlangsung pada 22-26 September 2022. Bazar tersebut diikuti 300 palaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berasal dari Kudus.

Berbagai produk kerajinan, kuliner, hingga fesyen bisa ditemui di Pasar Rakyat tersebut. Salah satunya adalah tas rajut dari Phia Jaya Abadi Asessoris milik Noor Rochman Chakim. Di stan berukuran 4×2 meter itu, ia menjajakan tas rajut bergama model, tumbler karakter, dan piring kerajinan. Dirinya juga menjual beragam sovenir, di antaranya boneka, gantungan kunci, garpu-sendok, dan sumpit.

Rochman saat berjualan di Pasar Rakyat dalam rangka HUT Kudus. Foto: Erna Safitri

“Tas rajut ini modelnya beragam, bentuknya juga dari yang kecil sampai besar ada, dan warnanya macam-macam,” jelasnya, Jumat (23/9/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Sepatu Lokal di Holy Shoes Dikenal Termurah di Kudus, Setiap Hari Ada Diskon hingga Rp200 Ribu

Rochman mengatakan, tas rajut yang dijualnya itu memiliki kualitas bagus dan terlihat modis saat dipakai. Untuk harganya ia mematok antara Rp10ribu hingga Rp70ribu tergantung jenis tasnya.

“Kalau tumbler Rp15ribu, sedangkan piringan Rp3ribu sampai Rp70ribu. Kalau pelanggan mau nawar juga boleh,” ungkapnya.

Rochman mengaku di hari pertama pembukaan bisa menjual puluhan tas rajut maupun produk lainnya. Bahkan, omzetnya di hari pertama buka mencapai Rp2,5 juta.

“Saya buka dari kemarin itu mulainya pembukaan jam 7 malam sampai jam 11 malam omzetnya Rp2,5 juta. Pembelinya dari kalangan anak muda sampai dewasa,” bebernya.

Selain jualan di stan tersebut, berbagai produk jualan Rochman juga dapat dijumpai di kiosnya yang berada di Pasar Kliwon Blok D lantai dua. Tak hanya warga Kudus saja, ia membeberkan jika pelanggannya sudah ddari berbagai daerah di dalam dan luar Pulau Jawa.

Baca juga: Seruni Handmade, Toko Kerajinan dari Sampah Plastik yang Pelanggannya dari Berbagai Daerah

Menurutnya, besarnya omzet yang ia dapat karena antusias warga yang cukup tinggi pada kegiatan pasar rakyat, apalagi selama pandemi even-even besar jarang ada.  Oleh karena itu, Rochman berharap ke depan pemerintah daerah bisa melaksanakan even lebih sering agar pelaku UMKM sepertinya bisa mempromosikan produk.

“Harapannya, pemerintah bisa lebih sering mengadakan even seperti ini setiap tahunnya. Kalau bisa tidak hanya pada hari besar saja, serta durasinya juga yang lama jadi imbang dengan tenaga yang kita keluarkan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER