31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Pilih Resign untuk Pertahankan Usaha Ceker Nampar, Dina Kini Sukses Punya Pelanggan di Berbagai Daerah

BETANEWS.ID, KUDUS – Lailliyah Cardina Rizky (28) terlihat sedang memasak ceker ayam yang jadi andalan Kedai Ceker Nampar miliknya. Berbekal spatula di tangan kanan, ia tampak cekatan membolak-balik ceker yang sudah setengah matang di wajan. Sesaat kemudian, ceker itu matang dan lantas ditata dalam sebuah piring untuk segera disajikan kepada pembeli yang sudah menunggu.

Menurut Dina, sapaan akrabnya, menu ceker memang jadi andalannya menarik pembeli. Bahkan, inovasinya yang menyediakan ceker vakum, membuatnya kini punya pelanggan di berbagai daerah.

Ceker tanpa tulang di Warung Ceker Nampar yang digandrungi pecinta pedas. Foto: Erna Safitri

Dina lantas menceritakan awal mula punya usaha kuliner tersebut. Dulunya, ia adalah karyawan di salah satu perusahaan makanan. Ketika itu, ia dan kelima temannya memilik keinginan untuk berjualan makanan.

-Advertisement-

Baca juga: Ceker Tanpa Tulang di Ceker Nampar yang Jadi Buruan Pencinta Pedas

“Awalnya tahun 2016 akhir saya sama teman-teman saya lima orang inisiatif jualan ceker sistem masih COD, delivery. Idenya dari lihat-lihat internet. Saat itu kita masih berstatus karyawan,” bebernya kepada Betanews.id, Jumat (12/8/2022).

Seiring berjalannya waktu, penjualan ceker semakin meningkat dan jangkauannya pun luas. Kelima temannya merasa tidak bisa membagi waktu kerja dan jualan dan kemudian memilih mundur. Usaha ceker pun dilanjutkan secara mandiri oleh Dina.

“Saya ambil alih sendiri karena mereka memilih kerja, kemudian saya resign,” tuturnya.

Setelah menikah pada 2018, dirinya memutuskan membuka warung di depan rumahnya. Warung pun berkembang dengan banyaknya menu lain yang dijualnya.

Baca juga: Kisah Harsono Buka Kedai saat Pandemi yang Tujuannya Bikin Terharu

“Waktu pandemi itu sepi banget pembeli. Akhirnya cari-cari di Internet ketemu invoasi buat divakum. Jadi cekernya divakum  biar bisa dikirim tanpa pembeli harus kesini. Dari vakum itu saya juga tidak langsung, saya coba dulu beberapa kali sampai putuskan berani kirim ke luar kota,” bebernya.

Kini, penjualan Ceker Nampar kemasan vakum miliknya sudah sampai di berbagai kota  bahkan luar Jawa, seperti Jepara, Pati, Semarang, Kendal, Purwodadi, Tangerang, Bogor, Bekasi, Jakarta, dan Sumatra.

Dina berharap ke depan, dirinya dapat mengembangkan usaha Ceker Nampar dengan warung yang lebih nyaman dan punya cabang di berbagai kota, serta inovasi ceker dalam bentuk kemasan vakum bisa tembus ke luar negeri.

“Saya pengen ceker nampar ini bisa sampai ke luar negeri, warung ini lebih nyaman, makin ramai serta  buka cabang di kota lain,”pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER