BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang laki-laki tampak menjemur beberapa styrofoam bergambar kaligrafi di depan rumahnya yang berada di Jalan Hastrodinoroto RT/RW 4, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. setelah memastikan dapat sinar matahari yang bagus, ia kemudian kembali ke dalam rumah untuk melanjutkan pembuatan kaligrafi.
Di dalam rumah itu, banyak terpajang kaligrafi yang sudah dipigura. Ada tulisan Allah, Muhammad, dan beberapa ayat Alquran. Laki-laki bernama Huda (44) itu memang sudah puluhan tahun ini menekuni usaha tersebut. Pelanggannya kini tak hanya dari Jawa saja, karena banyak juga yang berada di luar Jawa.

Huda menceritakan, usaha tersebut berawal dari hobi saat masih belajar di Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus pada 1988. Dari kecintaannya itu, Huda akhirnya menjadikan keahlian tersebut sebagai media mencari rezeki.
Baca juga: Relief Kaligrafi dari Styrofoam Karya Huda yang Penjualannya Laris Manis
“Awal mulai memang banyak dukanya ya, untuk promosi. Kadang ada yang dibawa tidak bayar sampai sekarang juga ada. Terus belanja alat-alat sempat minjem, tapi sekarang alhamdulilah sudah lengkap punya sendiri,” katanya pada betanews.id, Selasa (19/7/2022).
Di usaha yang ia namai Griyo Kaligrafi itu, Huda menjajakan berbagai ukuran kaligrafi berbahan styrofoam, triplek, kaca, dan kanvas. Harganya juga sangat variatif dari Rp150 ribu hingga Rp2 juta.
Baca juga: Kaligrafi Ukir dari Limbah Kayu Karya Arifin Sudah Tembus Pasar Malaysia
“Kebanyakan pembelinya dari Kudus sendiri. Ada juga yang di Semarang, paling jauh sering ke Aceh dikirim dengan paket,” terangnya.
Tidak hanya melakukan penjualan secara langsung, Huda juga melayani pelanggan yang ingin membeli ukir kaligrafinya melalui media sosial, yakni Instagram @hidanurulwahidah, Facebook Huda Nurul Wahidah, dan nomor WhatsApp 0823 2294 0057.
Editor: Ahmad Muhlisin

