31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Fashion Show Karya Peserta Pelatihan Membatik dan Menjahit BBPVP Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – BBPVP Semarang bekerja sama dengan Batik Pasha menggelar pelatihan batik tulis dan menjahit busana muslim di Gedung Sobokartti selama 21 hari. Pelatihan yang diikuti 32 peserta yang dibagi dua kelas itu resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Senin (18/07/2022). Dalam penutupan itu, busana karya peserta juga dipamerkan dalam acara peragaan busana.

Dalam sambutannya, Ita mengapresiasi BBPVP Semarang dan Batik Pasha yang tidak henti-hentinya melestarikan batik. Menurutnya, pelatihan ini juga bisa menjadi penunjang kemajuan fashion di Semarang, karena batik yang dihasilkan bisa diubah menjadi pakaian yang lebih menarik dan fashionable.

Peragaan busana karya peserta pelatihan menjahit dan membatik di BBPVP Semarang. Foto: Kartika Wulandari.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini bisa memajukan fashion di Semarang. Tak hanya itu, pelatihan ini bisa menjadi langkah awal untuk mencoba memulai usaha. Karena sekarang Covid-19 sudah landai, sehingga diharapkan juga ekonomi ataupun daya beli dari masyarakat juga sudah mulai naik,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Mawar Hartopo Berharap Peserta Pelatihan BLK Kudus Bisa Jadi Juragan

Kepala BBPVP Semarang Heru Wibowo mengatakan, pihaknya merupakan unit pelaksana teknis dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Semarang yang hadir memberikan pelatihan untuk fashion, teknologi, dan bisnis manajemen.

“Pola pelatihan kami ada pelatihan PBK yaitu pelatihan boarding dan nonboarding. Kita juga ada pelatihan keluar berupa pelatihan dengan dunia usaha serta dunia industri,” ujarnya.

Untuk peserta yang ikut pada pelatihan kali ini, lanjut Heru, mererak merupakan pilihan dari tim Batik Pasha.

“Pelatihan ini gratis, tanpa dipungut biaya sama sekali. Peserta juga mendapatkan bahan untuk membatik, perlengkapan menjahit, serta sertifikat. Kita selalu menginformasikan lewat media sosial kita di Instagram Instagram, Facebook, di web kami juga ada,” beber Heru.

Baca juga: BLK Kudus Buka Pelatihan Pengelasan dan Otomotif Mobil, Berikut Jadwalnya

Heru pun berharap, setelah peserta  mendapatkan pelatihan dari BBPVP, mereka mempunyai kompetensi, dan bisa masuk ke dunia usaha baik secara mandiri, maupun bergabung dengan perusahaan-perusahaan.

“Kami berharap peserta yang ikut bisa memulai usaha, sehingga paling tidak bisa mengurangi angka pengangguran, karena mereka kan sudah dapat bekal kreativitas dan inovasi,” pungkas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER