BETANEWS.ID, SOLO – Opening Ceremony atau upacara pembukaan ASEAN Para Games (APG) XI 2022 dipastikan akan penuh kejutan. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto usai menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota, Selasa (12/7/2022).
“Jadi hari ini ada dua penyedia opening-closing ceremony yang paparan di depan Mas Wali (Gibran) dan tadi memang dua-duanya konsepnya bagus. Cuma Mas Wali nanti mungkin akan memutuskan mau memakai yang mana,” kata Rima.
Selain beberapa kejutan, dalam acara itu juga akan ada bumbu gimmick untuk menarik perhatian penonton. Termasuk juga melibatkan mereka dalam pertunjukan.
Baca juga: Kabar Gembira! Opening-Closing Ceremony dan Semua Cabor APG 2022 Bisa Ditonton Gratis
“Ada beberapa proses gimmick-gimmick yang mainstream sekali sih, tapi secara umum ya patternnya sama sih. Penonton juga ada dilibatkan dalam pertunjukan, human configuration-nya juga ada nanti,” beber dia.
Meski dana yang dugunakan sangat terbatas, Rima akan berusaha secara maksimal membuat acara yang meriah dan berkesan.
“Ini budget terbatas tapi kita harap kemeriahannya tidak kalah dengan yang berbudget jauh puluhan kali lebih besar. Yang paling penting bagi Mas Wali adalah banyak seniman Solo (yang terlibat),” kata dia.
Untuk membuat Opening Ceremony semakin meriah, pihaknya juga akan mengundang artis papan atas Indonesia untuk tampil di acara yang akan digelar di Stadion Manahan pada 30 Juli malam itu.
Baca juga: Kemenhub Siapkan 130 Armada untuk Transportasi Atlet ASEAN Para Games 2022
“Kapasitas penonton 22 ribu. Mas Wali mungkin kalau diizinkan oleh Satgas Covid-19, ya mungkin akan mengundang sekitar 10 ribu orang, jadi memenuhi separuhnya,” ujarnya.
Di sisi lain, Gibran masih belum memutuskan konsep yang akan dipakai saat upacara pembukaan APG 2022.
“Pokoknya keduanya saya wajibkan untuk melibatkan seniman lokal. Ya nanti untuk artis-artis nasional pendukung aja ya. Tetep harus penari lokal, gamelane lokal,” kata Gibran.
Ia juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo, menteri tekait akan diundang dalam acara tersebut.
“Dari luar negeri Perdana Menteri Kamboja, sebagai penerima untuk penyelenggara selanjutnya, di closing,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

