BETANEWS.ID, SOLO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan 130 kendaraan ramah difabel selama gelaran ASEAN Para Games XI 2022 di Solo. Kendaraan ramah penyandang disabilitas itu terdiri dari 60 unit bus dan 65 unit elf.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat pada Kemenhub Hendro Sugiatno mengatakan, kendaraan itu akan ada di Solo mulai 23 Juli hingga 7 Agustus mendatang.
“Insyaallah semua bisa mencukupi jumlah atlet untuk Solo dan pada event-event pertandingan yang bisa diikuti oleh atlet,” papar Hendro usai mengecek kesiapan transportasi atlet difabel di Terminal Tirtonadi Solo, Senin (11/7/2022).
Baca juga: Kabar Gembira! Opening-Closing Ceremony dan Semua Cabor APG 2022 Bisa Ditonton Gratis
Dalam tinjauan itu, pihaknya juga mengajak penyandang disabilitas untuk memberikan masukan-masukan terkait kendaraan yang disediakan Kemenhub. Dengan demikian, pihaknya bisa menyempurnakan detail-detail yang dirasa kurang.
“Tadi sudah cukup baik. Untuk disabilitas yang menggunakan kursi roda kita siapkan 65 kendaraan. Masing-masing kendaraan 4 atlet yang lainnya kita siapkan fisik,” lanjut Hendro.
Hendro menambahkan, kendaraan tersebut akan menjemput setiap atlet yang tiba di bandara dan mengantarkannya hingga ke hotel.
“Acara pembukaan, pertandingan hingga penutupan juga kami dampingi hingga selesai untuk mendukung atlet APG,” tuturnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno menambahkan, pihaknya siap membantu Kemenhub dalam menyiapkan perhelatan internasional tersebut.
Baca juga: Venue Tenis Meja ASEAN Para Games 2022 Kembali Dipindah, Kini di Solo Technopark
“Tapi kita belum punya data setiap cabor itu berapa yang membutuhkan kursi roda termasuk kedatangan. Thailand itu sekitar 400 atlet yang kursi roda juga belum tahu. Hari ini data baru masuk nanti sore baru kita hitung. Dishub akan rapat lagi karena itu masih dinamis,” kata Hari.
Selain itu Dishub Solo juga menyiagakan kendaraan bantuan seperti bus lowdeck monocoque dari Adi Putro yang diuji cobakan untuk warga Solo pada Februari lalu.
“Kemarindari Pak Wali (Gibran) juga menyampaikan dari Pak Direktur (Hendro Sugiatno) bahwa menanyakan jumlah cadangan. Cadangan itu baru kita bahas. Cadangan harusnya ada. Kalau pakai BST (Batik Solo Trans) yang bisa dipakai koridor 3-4,” tandas Hari.
Editor: Ahmad Muhlisin

