BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus meninjau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 2 Kaliwungu dan SMPN 4 Kudus, Selasa (21/06/22).
Dalam tinjauan itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kudus Moh Zubaedi menemukan beberapa kesulitan dalam proses PPDB, salah satunya adalah titik kordinat penentuan zonasi.
Dia menjelaskan, masalah titik kordinat di PPDB itu ada di penggunaan Kartu Keluarga (KK). Dari berbagai aduan itu, KK yang bisa mendaftar sistem zonasi adalah warga asli daerah tersebut. Jadi kalau warga pindahan tidak bisa.
Baca juga: Simak Sebaran Wilayah untuk PPDB SMP Negeri Jalur Zonasi di Kecamatan Kota Kudus
“Jadi untuk KK yang sesuai titik koordinat tapi ada perubahan, menggunakan KK baru, baru bisa. Kami juga sudah bekerja sama dengan Dukcapil, kalau siswa ada kesulitan, bisa datang ke sekolah pertama yang dituju. Sekolah nanti punya link ke Dukcapil untuk membantu pengecekan,” tambahnya.
Sejauh ini, semua sekolah yang ikut PPDB SMP sudah ada yang mendaftar dengan jumlah siswa berbeda-beda.
“Untuk pendaftaran, kalau mau merubah jalur pendaftaran masih bisa dilakukan. Misal dari jalur prestasi pindah ke zonasi, itu bisa selama proses pendaftaran masih dibuka. Pendaftaran dibuka sampai Sabtu, dan maksimal mendaftar 2 sekolah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kaliwungu Ahmad Shofyaedi mengatakan, tahun ini pihaknya membuka kuota sebanyak 248 dengan jumlah 8 rombel.
Baca juga: PPDB SMP di Kudus Dibuka 20 Juni, Ini Alur dan Syarat Pendaftarannya
“Tahun ini kita membuka kuota 248, dan untuk siswa yang mendaftar sudah ada 102 siswa, jalur prestasi 27 siswa, perpindahan orang tua karena pekerjaan 0, afirmasi 25,” jelasnya.
Sedangkan untuk SMPN 4 Kudus, Wakil Kepala Sekolah 1 SMPN 4 Kudus Julianto mengatakan, tahun ini SMPN 4 Kudus membuka kuota sebanyak 270 dengan jumlah 9 rombel.
“Tahun ini kita membuka kuota 270 siswa. Untuk PPDB sejauh ini belum ada yang datang tatap muka, tetapi dari sekolah tetap melayani bila ada yang datang untuk meminta bantuan pendaftaran,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

