BETANEWS.ID, SOLO – Pura Mangkunegaran menyelenggarakan pagelaran Tari Bedhaya Ladrang Mangungkung, di Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran, Jumat (10//6/2022). Tarian tersebut merupakan karya terbaru dari Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng (SIJ) Kanjeng Gusti Adipati Ario (KGPAA) Mangkunegara X.
Pada gelaran tersebut, Kemantren Langenpraja Puro Mangkunegaran yang diwakili oleh RT Samsuri, menyerahkan Beksan (tarian) Bedhaya Ladrang Mangungkung kepada SIJ KGPAA Mangkunegara X sebagai tarian karya KGPAA Mangkunegara X.

“Beksan ini menggambarkan tentang jiwa patriot dan sepak terjang dari pasukan elit estri atau wanita yang dibentuk oleh sri paduka Mangkunegara I di masa perjuangan melawan Belanda,” jelas KGPAA Mangkunegara X dalam sambutannya.
Baca juga: Mengenal Bedhaya Anglir Mendung, Tarian Sakral Istana Mangkunegaran
Pasukan Ladrang Mangungkung menggambarkan bahwa di lingkungan Pura Mangkunegaran, kedudukan wanita sejajar dengan pria, bahkan dalam peperangan.
Gerakan tari Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung bersifat dinamis yang menunjukkan kelihaian dan kepiawaian pasukan wanita ketika berperang. Selain itu, juga menggambarkan sifat dan jiwa KGPAA Mangkunegara X yang masih muda.
Lebih lanjut, KGPAA Mangkunegara X menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk semangat Pura Mangkunegaran sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa untuk terus berkarya dan mengembangkan kebudayaan dengan menambah koleksi budaya adiluhungnya untuk dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.
Baca juga: Gibran dan Pangeran Mangkunegaran Akan Buat Kawasan Pesaing Malioboro
Sementara itu, Pembina Kemantren Langenpraja Pura Mangkunegaran, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo menambahkan, dengan lahirnya Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung ini, para generasi muda dapat menambah wawasan mengenai perjuangan Mangkunegara I dan semua elemen pendukungnya.
“Dan juga terus melestarikan nilai-nilai kebudayaan Mangkunegaran sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perkembangan peradaban bangsa Indonesia,” tutur Gusti Sura.
Editor: Ahmad Muhlisin

