31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Hartopo Minta Sekolah Pacu Kualitas, Tidak Loyo Akibat Sistem Zonasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo meminta kepada sekolah di Kudus agar selalu menghadirkan inovasi. Hal itu, supaya tidak menurunkan kualitas pendidikan yang telah diraihnya.

“Dengan adanya sistem zonasi yang diterapkan, saya minta inovasi selalu dihadirkan untuk tetap dapat mencetak siswa berprestasi. Sehingga, ikon sebuah sekolah dapat tetap terjaga,” ujar Hartopo saat menghadiri peresmian Masjid Khalifah milik SMP 2 Kudus, Rabu (25/5/2022).

Inovasi yang dimaksud Hartopo adalah, sebuah terobosan untuk menyeleksi siswa yang dianggap berpotensi memiliki kualitas dengan membuat kelas unggulan.

-Advertisement-
Bupati Kudus HM Hartopo menyapa guru saat peresmian Masjid Khalifah SMP 2 Kudus, Rabu (25/5/2022). Foto: Ist.

Baca juga : Meriahkan HUT ke-62, SMP 2 Kudus Gelar Lomba Sains Olimpiade dan Bazar

“Misalnya dibuatkan kelas unggulan dengan materi pelajaran tambahan. Tujuannya agar kita bisa mengasah potensi siswa dengan harapan tetap dapat mencetak generasi unggulan. Dengan begitu, kualitas pendidikan atau sekolahan tak loyo akibat sistem zonasi,” jelasnya.

Hartopo juga mengapresiasi mengapresiasi pembangunan masjid di SMP 2 Kudus. Karena hal itu merupakan bentuk kepedulian sekolah untuk melengkapi fasilitas para siswanya.

“Ini merupakan bentuk kepedulian bagaimana sekolah bisa melengkapi fasilitas untuk para siswa. Ini bisa menjadi inspirasi sekolah yang belum ada,” ucapnya.

Hartopo menyarankan, ke depan setelah diresmikan, masjid ini mempunyai SOP yang pasti, agar masjid ini bisa makmur dan tidak sepi.

“Kita sarankan ada SOP-nya, contohnya ketika ada adzan, kegiatan sekolah atau ekstrakulikuler ketika adzan langsung dihentikan. Kemudian diwajibkan untuk salat berjemaah. Karena tujuan dibangunnya masjid ini kan untuk meningkatkan iman dan takwa para siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Sujarwo, Kepala SMP 2 Kudus mengatakan, peresmian masjid tersebut bebarengan dengan HUT ke-62 SMP 2 Kudus.

“Dalam perayaan HUT ini, kami telah menyelenggarakan kegiatan senam kesehatan, donor darah, dan bazar yang usai dilaksanakan minggu lalu. Sedangkan hari ini puncaknya, yang dilaksanakan juga peresmian Masjid Khalifah oleh Bupati Kudus,” ujarnya.

Selain peresmian masjid, dalam acara puncak acara HUT ini, SMPN 2 Kudus juga menampilkan tari bordir, yang merupakan tarian kreasi guru tari SMPN 2 Kudus.

Baca juga : Mirip Pemilu, Pemilihan Ketua OSIS SMP 2 Kudus Ada Hitung Cepatnya

Sujarwo menambahkan, setelah ditampilkan dalam acara HUT, rencananya tari bordir ini akan segera dipatenkan, setelah diuji coba dengan menampilkan tarian ini ke event kabupaten.

Sementara itu, Ahadi Setiawan, Ketua PGRI Kudus memuji prestasi yang telah berhasil dikantongi SMP 2 Kudus.

“Di hari ulang tahun SMP 2 Kudus ini ada kado terindah yang berhasil diberikan oleh alumninya yang bernama ananda Meta. Ia berhasil mengharumkan nama almamaternya melalui prestasinya sebagai anggota Paskibra mendatang,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER