31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Bupati Pati Pastikan Tidak Ada Lagi Bangunan Liar di Bawah Jembatan Juwana Setelah Diperbaiki Nanti

BETANEWS.ID, PATI – Jembatan Juwana yang berada di Jalan Pantura Pati-Rembang hingga saat ini masih ditutup. Hanya kendaraan sepeda motor dan pribadi yang diperbolehkan melewati jembatan tersebut. Hal itu imbas dari kebakaran yang menimpa bangunan liar yang berada di kolong jembatan, hingga mengakibatkan kontur jemabtan melengkung karena panas.

Terkait dengan hunian liar yang berada di bawah jembatan, Bupati Pati Haryanto memastikan, setelah nanti jembatan tersebut dilakukan perbaikan, ia memastikan tidak ada lagi hunian liar yang berada di kolong jembatan.

Baca juga : Imbas Kebakaran Hunian Liar, Jembatan Juwana Masih Ditutup

-Advertisement-

“Setelah nanti dibangun, tidak ada pemukiman liar lagi di situ (bawah jembatan),” tegasnya.

Mengenai keberadaan bangunan liar di bawah jembatan, Haryanto menyebut tak tahu menahu mengapa bisa ada. Sosialisasi bangunan di bawah jembatan merupakan bangunan liar, menurutnya sudah dilakukan. Namun tetap saja, ada yang nekad mendirikan bangunan di lokasi terlarang itu.

“Kami tidak tau pasti, mereka yang menghuni bangunan itu ber-KTP asli Pati atau luar Pati,” tandasnya.

Bupati mengatakan, sebelum terjadi kebakaran, jembatan tersebut memang akan diperbaiki. Rencananya pada 4 Juni 2022 nanti. Namun dengan syarat, jalur alternatif perlu dibenahi dulu, baru akses melewati jembatan tersebut ditutup dan jembatan dibongkar.

“Tapi setelah ada kebakaran, akses ke jembatan langsung ditutup. Khawatir dengan penyangga jembatan yang melengkung,” katanya.

Baca juga : Pabrik Dua Kelinci Kebakaran, Api Diduga Berasal dari Gudang Pengeringan

Lebih lanjut, Haryanto menyebut, keputusan akhir ditentukan di Jumat (27/5/2022) mendatang. Apakah akses jembatan akan kembali dibuka atau langsung dilakukan pembongkaran.

Keputusan final ini, pihaknya juga akan konsultasikan bersama dinas terkait. Sebab dalam rekonstruksi ulang jembatan, memakan waktu yang cukup lama, bahkan berbulan-bulan.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER