Pemdes Kesambi Pasang Alat Pendeteksi Banjir di Tiga Titik, Begini Cara Kerjanya

BETANEWS.ID, KUDUS – Untuk mengantisipasi datangnya banjir, Pemerintah Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo memasang alat pendeteksi banjir di tiga titik. Kepala Desa Kesambi Muhammad Masri mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru memasang satu alat di jembatan satu Sungai Piji pada Maret lalu. Sedangkan untuk dua lainnya akan dipasang di jembatan tiga dan sembilan pada Oktober mendatang.

“Panjang sungai Piji kira-kira 1,5 km. Jadi supaya rata, kita akan pasang dua alat lagi, total ada tiga alat pendeteksi banjir,” ucapnya.

Alat pendeteksi banjir yang dipasang ini, lanjut Masri, akan mengeluarkan bunyi jika air mengenai alat tersebut. Sebelum air surut dan pelampungnya masih menggantung dan tidak bersentuhan dengan air, maka bunyi alat tersebut tidak bisa berhenti.

-Advertisement-

Baca juga: Di Kesambi Kudus, Sampah Rumah Tangga Bisa Ditukar dengan Telur

“Adanya pemasangan alat ini adalah bentuk inisiatif warga. Biaya yang kita keluarkan kurang lebih Rp1 juta. Itu dananya dapat dari warga sekaligus dibantu pihak desa,” ucapnya.

Sejak alat pendeteksi ini dipasang, lanjut dia, sirine sempat berbunyi pada awal bulan puasa kemarin. Masri juga menilai bahwa alat pendeteksi banjir ini cukup efektif untuk memberikan peringatan kepada warga saat air sungai mulai naik, agar selalu waspada terhadap bencana banjir yang sering melanda Desa Kesambi.

Baca juga: Naikkan Ekonomi Warga, Pemdes Kesambi Sulap Rawa Jadi Tempat Wisata

“Sampai saat ini kami masih sosialisasi dan edukasi kepada warga, karena beberapa warga masih ada yang bingung ketika alat tersebut mengeluarkan bunyi. Tapi untuk efektifitasnya, sudah cukup bagus,” jelasnya.

“Jadi dengan adanya bunyi sirine ini, warga bisa mendengar dan bisa menekan kebencanaan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER