BETANEWS.ID, SOLO – Hari pertama ujicoba dibukanya kembali Car Free Day (CFD) di Kota Solo langsung mendapat respon positif dari masyarakat. Terlihat dari antusias warga yang memadati sepanjang jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman pada Minggu (15/5/2022).
Dalam kegiatan tersebut, banyak masyarakat yang menyempatkan diri untuk berolahraga, seperti lari, bersepeda, bersenam, mengajak peliharaan berjalan-jalan, atau hanya sekadar mencari menu sarapan di akhir pekan. Tak hanya itu saja, ada beberapa event-event kreatif yang digelar oleh anak muda Solo, salah satunya penampilan kostum Solo Batik Carnival.
Pada uji coba kembali dibukanya CFD itu juga menjadi obat rindu oleh masyarakat lantaran sudah dua tahun absen lantaran pandemi Covid-19 yang membuat mereka tidak bisa leluasa beraktivitas di luar rumah.
Baca juga: Tambah Lokasi CFD, Pemkot Solo Ingin Tampung Lebih Banyak PKL
Seperti Sarah dan Angga yang megajak anjing mereka untuk berjalan-jalan pada saat CFD. Pada tahun-tahun sebelumnya, Angga juga megaku sering berangkat ke CFD beserta keluarga serta peliharannya.
“CFD dulu juga sering sama keluarga juga. Anjing ini malah dia seneng, lebih seneng ke keramaian, antusias lah,” ujar Angga.
Pada kegiatan CFD kali ini, Angga dan Sarah mengaku hanya ingin berjalan-jalan saja. Angga juga berharap agar kegiatan CFD dilakukan secara rutin seperti pada saat sebelum pandemi, sehingga masyarakat bisa leluasa beraktivitas di ruang terbuka.
Senada, dua orang gadis remaja yang bernama Haniya dan Vira juga mengaku sangat rindu dengan adanya CFD di Solo. Mereka datang berdua untuk berolahraga dan juga untuk mencari menu sarapan di sana.
Baca juga: Ini Rute Pengalihan Arus saat Ada CFD di Solo
“Ya kan setelah dua tahun ada Corona dan tahun ini baru dibuka itu ya suasanaya awalnya beda, dulu yang nggak pakai masker sekarang pakai masker, tapi kalau dilihat-lihat kayanya agak aman juga makanya udah bisa berani dibuka,” ujar Haniya.
Meski demikian, mereka berdua mengaku sudah merasa aman lantaran sudah menjalani vaksinasi dosis kedua dan ketiga. Mereka juga berharap agar kegiatan CFD rutin dilakukan.
“Ya semoga aja masih terus jalan kaya gini karena kan untung juga buat yang jualan jualan disisni karen apasti banyak pembelinya dan juga semoga yanga ada di sini juga tetep menjaga protokol kesehatan juga sih biar nggak makin banyak juga,” tandas Haniya.
Editor: Ahmad Muhlisin

