BETANEWS.ID, SOLO – Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial PDI Perjuangan (PDIP), Nusyirwan Soejono mengunjungi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (11/5/2022). Nusyirwan datang dengan didampingi oleh ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo.
Menurut Nusyirwan, pertemuannya dengan putra Presiden Joko Widodo itu hanya merupakan silaturahmi dengan sesama anggota partai usai Lebaran.
Dalam pertemuan itu, Nusyirwan memberikan apresiasi dan masukan kepada Gibran setelah setahun lebih menjabat Wali Kota Solo. Menurutnya, kinerja Gibran sudah sangat bagus dalam melanjutkan tugas dari wali kota Sebelumnya, yakni Rudy.
Baca juga: Crazy Rich Grobogan Temui Gibran, Ini yang Dibahas Mereka
“Bagus, tinggal melanjutkan. Beberapa hal yang akan segera dimulai saja (proyek pengembangan Solo) supaya tidak menunggu lama,” ujarnya.
Di sisi lain, Gibran membeberkan beberapa hal yang jadi topik pembicaraan dalam pertemuan itu. Salah satunya adalah evaluasi kinerjanya selama setahun menjabat.
“Ya beliau (Nusyirwan) kan selalu mendampingi kalau Pak Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) ke sini (Solo) untuk masalah pembangunan Palang Joglo, Pasar, gitu. Jadi beliau ngerti lah progresnya yang ada di Solo seperti apa,” beber Gibran.
Dirinya bersama Nusyirwan secara spesifik juga membahas pembangunan infrastruktur yang ada di Solo. Ia menyampaikan kepada Nusyirwan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) Pasar Jongke dan pembangunan jalan lingkar (Ring Road) Timur dan Selatan.
“Pokokmen Timur Selatan dimatangkan untuk rencana itu. Itu kan dirancangkan udah dari zamannya Pak Ketua DPC, Pak Rudy. Ini kami meneruskan saja,” ujarnya.
Baca juga: Tanggapi Survei Cagub yang Resahkan Warga, Gibran: ‘Saya Jadi Wali Kota Dikira untuk Batu Loncatan’
Soal pembangunan Jalan lingkar Timur Selatan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga. Adapun realisasi pembangunannya, akan dilaksanakan usai pmbanguna rel layang Palang Joglo.
“Intinya itu nanti bisa didorong setelah Palang Joglo selesai, untuk mengurai kemacetan. Ya itu salah satu yang menjadi prioritas juga,” ujanya.
Tentunya, pembangunan jalan lingkar tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk itu, Gibran perlu berkoordinasi dengan anggota DPR RI dan juga para menteri-menteri terkait.
“Ya mungkin bisa dimulai tahun depan, atau tahun depannya lagi. Kalau target, ya itu monggo itu nanti dari kementerian terkait saja yang bisa menjawab. Pokoknya saya yang dari Pemeritah Daerah (Pemda) saja hanya bisa mendorong,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

