31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

20 UMKM Kudus Ikuti Program Parsel Lebaran Pemprov Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 20 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bakal mengikuti gelaran Parsel Lebaran yang diadakan pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini bertujuan membantu penjualan UMKM jelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengungkapkan, adanya program ini membuat banyak pelaku usaha sangat antusias. Mereka yang terpilih juga telah mendemokan parsel produknya sesuai dengan harga yang ditentukan, yakni Rp200 ribu, Rp300 ribu, Rp400 ribu, dan Rp500 ribu.

“Ada 20 UMKM yang terdaftar. Namun nanti masih perlu kami sesuaikan jenisnya,” kata Rini, Senin (18/4/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Pemkab Kudus Galakkan Belanja Produk Parsel Lebaran dari UMKM

Sejauh ini, lanjut Rini, izin parsel UMKM masih menunggu surat edaran dari Bupati Kudus untuk selanjutnya ditindaklanjuti dan dikenalkan ke instansi-instansi di lingkup Pemkab Kudus, termasuk pihak swasta.

“Paket yang sudah disiapkan, akan kami dokumentasikan dan kami buatkan katalognya. Jika instansi ada yang berkenaan, maka akan langsung kita hubungkan dengan kontak dari pengusaha itu sendiri,” jelas Rini.

Mekanisme pembelian parsel ini, lanjut Rini, disesuaikan dengan banyaknya pesanan. Bagi yang tertarik bisa menghubungi kontak yang tertera. Tidak ada patokan berapa banyak parsel yang akan disiapkan dan diperjualbelikan.

“Banyaknya parsel sesuai dengan pesanan. Seperti yang ada di katalog,” tegas Rini.

Sementara itu, pemilik Mr. JJ Rubiyanti merasa antusias bisa ikut andil memperkenalkan produknya lewat parsel lebaran. Setidaknya ada 4 jenis produknya yang dibentuk cantik menjadi parsel, yakni olahan sari kulit nanas menjadi sirop, manisan nanas, manisan jipang, dan satu olahan lain dari sayur jipang.

Baca juga: Ajak Pejabat Nglarisi Parsel Buatan UMKM Jateng, Ganjar : ‘Berikanlah Kepada yang Butuh’

Kendati waktu yang diberikan untuk mempersiapkan parsel ini cukup singkat, Yanti tetap berusaha memperkenalkan produk olahannya sebagus mungkin.

“Ini pengalaman pertama kali untuk kita para pelaku usaha. Harapannya ke depan bisa ada lagi. Waktu persiapan juga lebih lama lagi, minimal sebelum puasa. Karena saya yakin, kalau waktu yang diberikan lebih lama, banyak pelaku usaha yang memperkenalkan produknya secantik mungkin,” pungkas Yanti.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER