31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Produk Rajut dari Desa Kaliwungu Sudah Kirim hingga Kalimantan

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu mengunggulkan Kampung Rajut dalam Lomba Desa tingkat Kabupaten Kudus. Sentra kerajinan berbahan tali plastik bekas itu sudah dirintis sejak 2019 dan sukses membantu menambah penghasilan warga setempat.

Produk-produk berupa tas, dompet, topi, dan sepatu bayi itu dipamerkan dalam penilaian klarifikasi dan konfirmasi oleh TP PKK Kabupaten Kudus, Selasa (29/3/2022). Hadir dalam penilaian itu adalah ketua Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo, Kepala Dinas PMD Adi Sadhono, Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan, dan Kades Kaliwungu Syafi’i Noor.

Mawar Hartopo saat mengunjungi Desa Kaliwungu untuk penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kudus. Foto: Ist

Mawar Hartopo menyampaikan, perlu adanya pendampingan oleh PKK desa sebagai upaya pemberdayaan para lansia produktif. Kerajinan tangan anyaman tas tersebut diharapkan bisa ditularkan kepada generasi muda supaya bisa terus dikembangkan. Dirinya juga memberi semangat kepada para lansia yang sudah memberi inspirasi bahwa usia senja bukanlah halangan untuk tetap produktif.

-Advertisement-

Baca juga: Hadiah Ratusan Juta Disiapkan untuk Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan di Kudus

“Kerajinan anyaman oleh lansia produktif ini pastinya perlu diberdayakan. Saya nitip pesan kepada ibu-ibu PKK desa untuk terus mendamping para lansia produktif ini. Nah kalau ada yang tertarik dengan tas-tas belanja ini bisa langsung pesan ke sini, bisa request ukuran dan bentuknya,” ujarnya.

Sementara untuk kerajinan rajut, Mawar mendorong peran UP2K PKK untuk mengembangkannya dengan kreativitas yang terus digali. Menurutnya produk tas dan dompet rajut dapat bersaing apabila dipasarkan secara luas.

“Di Desa Kaliwungu ini ada kerajinan rajut yang jadi berbagai produk tas-tas cantik. Tentunya bisa menerima pesanan motif dan modelnya, pokoknya tidak perlu pesan jauh-jauh karena di sini ada lengkap,” katanya.

Baca juga: Kunjungi Desa Langgardalem, Ketua PKK Kudus Terkesan dengan Keberadaan Kebun Gizi

Pelatih Kampung Rajut, Ainur Rohmah menjelaskan, produk-produk yang telah dihasilkan kampung rajut yaitu tas, dompet, topi, hingga sepatu bayi. Pemasaran selama ini dilakukan secara online dengan memanfaatkan sosial media dan aplikasi jual beli, Shopee. Ia mengungkapkan, produk yang paling diminati pasar adalah tas dan pernah mendapat pesanan dari Kalimantan.

“Saya di sini sebagai pelatih rajut dibawah binaan UP2K PKK desa. Sudah berjalan dari 2019 dan kami pemasarannya lewat online Facebook atau shopee. Sudah pernah mendapat pesanan dari Samarinda, Kalimantan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER