31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Pembangunan Tol Demak-Tuban di Kudus Diperkirakan Mulai 2023-2024

BETANEWS.ID, KUDUS – Rencana pembangunan jalan Tax On Location (Tol) ruas Demak-Tuban diperkirakan akan dimulai 2023 atau 2024. Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) baru memetakan titik lokasi yang akan dilewati, sehingga master plannya pun belum siap.

Selepas berdialog dengan perwakilan konsultan pembangunan tol Demak-Tuban, Senin (21/2/2022), Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan bahwa perencanaan jalur tol itu masih bisa berubah. Untuk itu, pihaknya meminta agar di Kudus dibangun exit tol.

“Perencanaan mana-mana yang akan dilewati jalan tol masih sebatas rencana, belum ada ketetapan. Master plannya belum, secara permanen belum,” kata Hartopo yang didampingi perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kudus itu.

-Advertisement-

Baca juga: Tak Kebagian Exit Tol Demak-Tuban, Hartopo: ‘Akan Diusulkan, Kudus Kan Penunjang Ekonomi Jateng’

Perwakilan PT Final Business Case (FBC) Fauziah Hernarawati mengungkapkan, saat ini proses penentuan titik-titik yang akan dilewati jalan tol masih berlanjut. Masukan dari pihak daerah dan stakeholder lainnya diperlukan dalam pembangunan rute jalan nantinya.

“Ini kan sedang disusun, sedang dikaji hasil masukan dari konsultasi publik ini. Sekarang ini kita menerima masukan-masukan, karena memang belum pasti (master plan). Kalau ada usulan sekarang ini, kita terima masukan dari Pak Bupati. Nanti akan kita kirimkan ke tim teknis, apa benar ini (usulan) cocok atau tidak,” kata Fauziah.

Fauziah melanjutkan, setelah diterima semua masukan dan dibuatkan desain jalan yang sudah pasti, kemudian perlu dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Setelah itu dilanjutkan dengan pembebasan lahan dengan rencana panjang jalan adalah 94 kilometer.

Baca juga: Ini Daftar Desa di Kudus yang Rencananya Akan Dilalui Tol Demak-Tuban

“Namun sebelum pembebasan lahan perlu ada studi amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup). Biasanya prosesnya sekitar 8 bulan. Setelah itu masih ada proses lagi,” jelasnya.

Dia memperkirakan, pembangunan bisa saja dimulai pada 2023 atau 2024. Tergantung nanti setelah semua persyaratan dan persetujuan teknis serta lainnya selesai dilakukan.

“Minimal proses sejak awal itu dua tahun, paling lama sekitar lima tahun baru selesai,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER