BETANEWS.ID, KUDUS – Kedai kecil di Jalan Conge, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu tampak ramai pembeli, sore itu. Beberapa kursi yang disediakan terlihat sudah ada penghuninya yang mengakibatkan beberapa yang lain harus berdiri.
Di bagian dalam kedai, seorang pria tampak sedang meracik berbagai menu mi dengan alat masaknya. Ia terlihat memasukkan mi ke dalam air yang sudah mendidih, kemudian dengan telaten meracik bumbu-bumbu di dalam mangkuk.

Ketika mie sudah matang, ia angkat untuk ditiriskan dan mulai memasukkan ke dalam mangkuk yang sudah terisi bumbu. Dia kemudian terlihat mengaduknya dan secara spontan menimbulkan bau sedap. Pria tersebut adalah Saam’an Fuad, pemilik kedai Mie Goceng.
Baca juga: Sambal Gami yang Viral Ini Sudah Ada di Kudus, Langsung Ramai Pembeli
Dia menuturkan, Sejak membuka kedai pada September 2021 lalu, tempatnya itu memang jadi jujugan pecinta mi di Kudus. Apalagi, ia juga menggunakan mi yang dibuat sendiri.
“Karena hasil produksi sendiri ya, saya ingin menyajikan sesuatu yang terjangkau. Apalagi di sini dekat dengan kampus dan pondok. Jadi, banyak mahasiwa dan anak-anak yang beli,” ujarnya, Sabtu (29/1/2022).
Di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 17.00 sampai 21.00 WIB itu, Fuad menyediakan menu mie yamin, mie tiga rasa, mie lada hitam, mie celup, dan mie ramen.
“Untuk harga per porsi itu gocengan, ya Rp5 ribuan. Ya sehari saya bisa jual 70 porsi,” bebernya.
Menurutnya, semua menu yang ada di kedainya itu jadi favorit pembeli. apalagi, dirinya juga menyediakan mi level dari 0 hingga 5.
Baca juga: Es Mendem Duren di Barongan Ini jadi Jujugan Pecinta Durian di Kudus
“Untuk rasa pedasnya saya buat dari cabai asli. Jadi tidak menggunakan bubuk atau perasa pedas lainnya,” kata Fuad.
Meski keuntungan yang diperolehnya tidak banyak, tetapi dengan kedai ini dia merasa senang karena bisa menjual produk olahannya sendiri dengan harga yang terjangkau dan banyak juga peminatnya.
Penulis: Yulia Putri (Mahasiswa Magang UIN Walisongo)
Editor: Ahmad Muhlisin

