31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Gibran Pastikan Pekan Depan Sekolah di Solo Sudah PTM Lagi

BETANEWS.ID, SOLO – Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo memastikan akan kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (14/2/2022) pekan depan. Sebelumnya, PTM sempat disetop dan para siswa beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin (7/2/2022) karena ada lonjakan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Sudah saya instruksikan ke Bu Kepala Dinas Pendidikan, biar nanti kepala dinas membuat Surat Edaran (SE) . Pokoknya seminggu ini sudah kita evaluasi, adanya kenaikan kasus juga sudah kita pantau,” jelas Gibran.

Baca juga : Isoter di Solo Mulai Terisi, Rumah Sakit Mulai Rawat Pasien Covid-19

-Advertisement-

Meski begitu, Gibran tidak memaksakan seluruh siswa untuk mengikuti PTM.
Ia memperbolehkan siswa untuk mengikuti PJJ. Siswa yang mengikuti PJJ tetap dianggap masuk sekolah.

“Yang jelas kami tidak ingin memaksa orang tua murid. Kalau datang ke sekolah silakan, kalau masih takut ya PJJ. PJJ tidak dianggap absen, kami kembalikan ke orang tua murid,” kata Gibran di SDN Kleco, Jumat (11/2/2022).

Keputusan ini diambil setelah melihat perkembangan situasi Covid-19 sepekan terakhir. Gibran juga akan kembali melakukan evaluasi PTM pekan depan.

Pada kesempatan itu, Gibran juga sempat menanyai sejumlah siswa yang dihadirkan di acara peresmian panel surya di SDN Kleco 1 dan SDN Kleco 2. Para siswa kompak menjawab lebih memilih PTM ketimbang PJJ.

“Pilih PTM. Karena bisa langsung ketemu guru, teman-teman. Tugas bisa langsung dikerjakan. Kalau PJJ pasti menunda-nunda pekerjaan,” kata salah satu siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retnowati yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengeluarkan SE sejak Selasa lalu. Ia menerangkan, dalam SE tersebut, sekolah dapat melaksanakan PTM mulai Senin mendatang. Namun dengan catatan, sekolah tersebut tidak terpapar Covid-19.

“Jadi sekolah akan memfasilitasi dua-duanya, PTM dan PJJ. Berapa jumlah sekolah yang PTM belum tahu, masih proses pendataan, mudah-mudahan semuanya. Tapi kan masih ada sekolah yang belum bersih dari tracing,” terang Etty.

Baca juga : Tambah 3 Digit Sehari, DKK Sebut Covid-19 di Solo Bisa Tembus Seribu Kasus Sepekan ke Depan

Lebih lanjut, Etty menjelaskan, bawha untuk mengikuti PTM, siswa harus mendapatkan persetujuan dari orang tua. Menurutnya, kebanyakan orang tua setuju jika siswa kembali mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Namun, ada juga beberapa orang tua yang masih khawatir jika anak-anaknya kembali PTM.

“Saat PTM, protokol kesehatan tetap dilakukan. Jarak 1 meter harus dicukupi gak boleh dilanggar. Nanti bisa shift atau bisa separuh yang PTM dan lainnya PJJ,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER