Serabi Kuah Baprol Kudus, Punya Aneka Pilihan Toping

BETANEWS.ID, KUDUS – Di sepanjang Jalan Bhakti, Desa Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, terlihat sebuah kedai yang menjajakan makanan tradisional yaitu serabi kuah. Tampak beberapa serabi yang masih hangat, yang baru saja diangkat dari wajan yang terbuat dari tanah liat, bau harumnya menggoda selera.

Wahyu Setiawan (27), Penjual Serabi dengan brand Serabi Kuah Baprol itu mengatakan, ia merintis usaha ini bersama dengan istrinya Adetyas Angraeni (21) sejak 2019 lalu.

Tyas menambahkan, ia memiliki ide membuat usaha ini saat ibunya ngidam serabi kuah. Karena di Kudus tidak ada, akhirnya ia pun membuat sendiri. Karena dirasa enak dan ada peluang, Tyas dan Wahyu pun memutuskan untuk membuka usaha serabi kuah.

-Advertisement-
Seorang pembeli usai memesan serabi kuah di Kedai Serabi Baprol. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Teksturnya Lembut dan Rasanya Gurih, Serabi Solo Aminah juga Banyak Varian Topingnya

“Karena di Kudus serabi kuah masih sulit ditemui, akhirnya kami mencoba untuk mendirikan usaha ini. Alhamdulillah sampai sekarang peminatnya banyak,” ungkapnya, Selasa (01/02/22).

Mengenai perbedaan serabi kuah dengan serabi khas Solo, lanjut Tyas, terdapat di bahan adonan dan cara penyajiannya.

Kalau serabi Solo adonanya terbuat dari santan dan disajikan dengan cara digulung. Sedangkan serabi kuah terbuat dari adonan tepung beras dan parutan kelapa, kemudian di sajikan dengan kuah yang terbuat dari santan dan gula Jawa.

“Serabi kuah di sini juga punya banyak toping, antara lain original, nangka, cokelat dan pisang,” ujarnya.

Dalam pembuatanya, masih dilakukan secara tradisional, yaitu dengan menggunakan wajan dari tanah liat untuk mempertahankan rasanya.

“Agar rasanya tetap sedep, kita pakai wajan dari tanah liat. Untuk proses masaknya pun cukup cepat, yaitu sekitar 3 menit menggunakan api sedang,” tambahnya.

Baca juga : Serabi Inggris Solo, Jajanan Legendaris Khas Solo yang Manjakan Lidah

Selain menggunakan cara tradisional, harga yang dipatok untuk satu porsi serabi kuah pun cukup terjangkau, yaitu hanya Rp 4 ribu (isi 2 serabi).

Kemudian untuk jam bukanya, Kedai Serabi Kuah Baprol buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB.

“Karena peminatnya cukup banyak, bukanya dari pagi sampai sore. Kalau hari biasa bisa menjual 2-3 kilogram adonan dan untuk hari libur bisa sampai 5 kilogram per hari,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER