BETANEWS.ID, KUDUS – Untuk mendukung anti korupsi di tanah air, SMPK Kanisius Kudus mempunyai mata pelajaran khusus yaitu Pendidikan Anti Korupsi. Dari kurikulum ini, pihak sekolah berharap bisa memunculkan generasi pemimpin yang anti korupsi.
kepala SMPK Kanisius, Herry Christanto menjelaskan, mata pelajaran tersebut sudah ada di SMPK Kanisius sejak 2005. Pertama kali diajarkan oleh satu guru SMPK Kanisius yang mendapatkan pendidikan anti korupsi.
“Karena ada guru kita yang sudah mendapatkan pendidikan tentang anti korupsi, maka akhirnya Desember 2005 kita terapkan ke siswa-siswa kita,” ujarnya Kamis (09/12/2021).
Baca juga: Peringati Hari Anti Korupsi, SMPK Kanisius Adakan Lomba Poster
Kemudian untuk pelaksanaan mata pelajaran Pendidikan Anti Korupsi, lanjut Herry, dijadwalkan satu minggu sekali, dan berlangsung selama satu jam.
“Pertama kali mengajarkan mata pelajaran Pendidikan Anti Korupsi, kami menghadirkan para tokoh untuk memberikan edukasi tentang anti korupsi kepada anak-anak,” ujarnya.
“Kemudian karena dalam perkembangan dirasa kurang efektif, akhirnya dibuat mata pelajaran khusus satu minggu satu kali, selama satu jam. Selain itu kami juga menerapkan kantin kejujuran dan telepon kejujuran,” tambahnya.
selain mata pelajaran Pendidikan Anti Korupsi yang dijadwalkan tiap minggu, para wali murid juga memberikan refleksi anti korupsi setiap hari, sebelum pulang selama 15 menit.
“Untuk refleksi anti korupsi biasanya kami lakukan sebelum pulang, selama 15 menit. Biasanya kita awali dengan doa syukur, kemudian melihat hari ini nilai anti korupsi apa yang mereka lakukan,” ucapnya.
“Misal hari ini refleksi tentang kejujuran. Nah, wali murid bertanya, kejujuran apa yang kamu lakukan, apakah hari ini mengalami peristiwa tidak jujur lalu bagaimana perasaanmu, seperti itu contohnya,” jelasnya.
Herry berharap, untuk ke depannya semakin banyak generasi baru yang bisa lebih anti korupsi, agar Indonesia semakin bebas dari korupsi.
Editor: Ahmad Muhlisin

