31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Naik 100 Persen Lebih, Harga Cabai di Kudus Makin Pedas Jelang Nataru

BETANEWS.ID, KUDUS – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai di Kudus mengalami kenaikan hingga 100 persen lebih sejak empat hari yang lalu. Pedagang sayuran di Pasar Bitingan, Tutik Asiani mengatakan, harga cabai rawit merah atau lombok setan saat ini mencapai Rp 65 ribu per kilogram dari sebelumnya yang hanya Rp 30 ribu.

“Naik hampir 100 persen. Biasanya itu Rp 30 ribu per Kilogram. Kemarin sempat Rp 60 ribu per Kilogram, tetapi hari ini Rp 65 ribu lagi,” katanya, Sabtu (4/12/2021).

Tutik sedang melayani pembeli cabai di lapaknya yang berada di Pasar Bitingan. Foto: Rabu Sipan.

Hal serupa juga terjadi pada cabai rawit hijau yang saat ini harganya Rp 40 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harganya Rp 15 ribu.

-Advertisement-

Baca juga: Kena Razia Bea Cukai Kudus, Sopir Minibus Pengangkut Rokok Ilegal Lari Tunggang Langgang

“Kalau cabai merah keriting saat ini stabil Rp 35 ribu sekilo. Bawang putih stabil di harga Rp 26 ribu sekilo. Sedangkan untuk bawang merah naik sedikit dari yang biasanya Rp 15 ribu sekarang jadi Rp 20 ribu,” terang wanita yang sudah berjualan sayuran di Pasar Bitingan sejak tahun 11 tahun lalu itu.

Menurut Tutik, kenaikan harga cabai itu karena mendekati Nataru. Kenaikan harga seperti ini rutin terjadi setiap tahun.

“Biasanya normal lagi harganya setelah Tahun Baru,” ungkap warga Dukuh Jetak Kembang, Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Karena kenaikan harga tersebut, lanjut Tutik, itu berpengaruh pada daya beli masyarakat. Pembeli yang biasanya membeli satu kilogram, saat ini membeli dengan jumlah yang lebih sedikit.

Baca juga: Sekolah dan Jalan Rusak di Kudus Segera Diperbaiki

“Biasanya ada yang beli seperempat kilogram sekarang paling hanya beli satu ons. Pastinya berpengaruh juga di pendapatan saya. Tetapi saya tidak bisa menyebutkan nominalnya,” imbuhnya.

Salah seorang pembeli, yakni Lely mengeluhkan dengan kenaikan harga cabai setan rawit setan. Sebab ia merupakan pecinta pedas. Sehingga dengan naiknya harga cabai, ia pun mengaku bingung.

“Dilema ini, menuruti selera pedas pengeluaran makin banyak. Jadi ya terpaksa beli cabainya dikurangi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER