BETANEWS.ID, KUDUS – Nama Habib Ja’far Al Kaff dijadikan nama jalan di sisi kiri Masjid Agung Kudus yang semula Jalan Masjid. Pencanangan dan perubahan nama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo bersama unsur Forkopimda dan perwakilan dari keluarga Almarhum Habib Ja’far Al Kaff, bertepatan HUT ke-472 Kudus, Kamis (23/9/2021).
Kegiatan penggantian nama jalan pagi itu, dikatakan Hartopo, masih dalam tahap sosialisasi pencanangan. Sebab, nama seorang tokoh bisa dijadikan nama jalan setelah tokoh tersebut meninggal 5 tahun. Namun, seperti yang diketahui, Habib Ja’far Al Kaff meninggal di awal tahun 2021.

Baca juga : Plt Bupati Kudus : ‘Habib Ja’far Seorang Guru Bagi Saya dan Beliau Humoris’
“Ini adalah sosialisasi pencanangan, ke depan memang akan berganti nama,” kata Hartopo selepas meresmikan nama jalan.
Pertimbangan utama pemberian nama jalan tersebut, menurut Hartopo, karena Habib Ja’far adalah tokoh agama yang sangat dihargai banyak orang. Bukan hanya di Kudus, nasional, Asia pun banyak yang mengenalnya.
Selain pertimbangan atas kiprahnya sebagai seorang ulama, dijadikannya nama Habib Ja’far sebagi nama jalan juga didasarkan karena Kudus adalah tempat kelahiran ulama kharismatik tersebut.
“Ini juga sebagai bentuk penghormatan kita, karena beliau kiprahnya di Kudus dan nasional sangat luar biasa. Salah satu pertimbangan lainnya karena beliau lahir di Kudus,” ungkapnya.
Baca juga : Tingkah Nyeleneh Habib Ja’far, Beri Kacang Hijau dan Kelilingi Rumah Ganjar Dinihari
Usulan perubahan nama jalan ini, menurut Hartopo, merupakan usulan dari keluarga Habib Ja’far sendiri. Dalam kajiannya, setelah dipertimbangkan, didapatkan keputusan.
Untuk selanjutnya, saat ditanya apakah akan ada nama tokoh lain yang dijadikan nama jalan, Hartopo belum bisa berkomentar banyak. Meski banyak tokoh yang berjasa di Kudus, namun semuanya perlu ada pertimbangan dan kajian terlebih dahulu.
Editor : Kholistiono

